HOME  ⁄  Nasional

Satgas Karhutla Padamkan Kebakaran Empat Hektare Lahan di Muara Enim

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Satgas Karhutla Padamkan Kebakaran Empat Hektare Lahan di Muara Enim
Foto: Tim gabungan memadamkan api karhutla di Desa Karang Raja, Kabupaten Muara Enim, Sabtu (15/8/2026) malam.

Pantau - Tim Satuan Tugas Kebakaran Hutan dan Lahan (Satgas Karhutla) berhasil memadamkan kebakaran yang menghanguskan total empat hektare lahan di Desa Karang Raja dan Desa Dalam, Kecamatan Belimbing, Kabupaten Muara Enim, Sumatera Selatan.

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Muara Enim Alvi Gumara mengatakan kebakaran terjadi pada Jumat (14/8/2026) sekitar pukul 20.40 WIB dan terpantau melalui aplikasi SiPongi.

Area yang terbakar meliputi sekitar satu hektare di Desa Karang Raja dan tiga hektare di Desa Dalam.

"Area yang terbakar merupakan lahan semak belukar yang belum diketahui secara pasti penyebabnya," kata Alvi saat dihubungi dari Palembang, Minggu (16/8/2026).

Dua Tim Gabungan Dikerahkan ke Lokasi

BPBD Muara Enim membentuk dua tim untuk diterjunkan ke lokasi kebakaran guna mencegah api menyebar ke area yang lebih luas.

Tim gabungan terdiri atas personel BPBD Posko Induk, Damkar Muara Enim, Manggala Agni, TNI, Polri, pemerintah desa, serta masyarakat setempat.

Pemadaman dilakukan melalui jalur darat menggunakan tiga unit mobil pemadam kebakaran, satu mobil suplai air, tiga nozel, dan 16 rol selang machino.

Tim harus menempuh jarak sekitar 54 kilometer untuk mencapai lokasi kebakaran di Desa Dalam, sedangkan titik di Desa Karang Raja berjarak sekitar 10 kilometer dari Posko Induk Karhutla.

"Alhamdulillah sejak tadi malam api karhulta di dua titik tersebut sudah padam total," ujar Alvi.

BPBD Ingatkan Warga Tak Membakar Lahan

Alvi mengapresiasi seluruh personel gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam proses pemadaman sehingga kebakaran dapat ditangani tanpa membahayakan keselamatan warga.

BPBD juga kembali mengingatkan masyarakat untuk tidak menggunakan cara membakar dalam kegiatan pembukaan lahan karena berisiko memicu karhutla.

"Semoga apa yang dilakukan oleh tim gabungan ini menjadi ladang pahala. Bagi masyarakat juga kami ingatkan kembali untuk tidak membuka lahan dengan cara dibakar," tegasnya.

Penulis :
Gerry Eka