HOME  ⁄  Nasional

Trump Perintahkan Latihan Militer AS-Korea Selatan Dikurangi Signifikan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Trump Perintahkan Latihan Militer AS-Korea Selatan Dikurangi Signifikan
Foto: (Sumber :Arsip foto - Presiden AS Donald Trump (kanan) berjabat tangan dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un (kiri) pada awal pertemuan puncak bersejarah AS-Korea Utara, di Hotel Capella di pulau Sentosa, Singapura pada 12 Juni 2018.ANTARA/Andolu-KEMENTERIAN KOMUNIKASI DAN INFORMASI, REPUBLIK SINGAPURA/ HANDOUT/pri..)

Pantau - Presiden Amerika Serikat Donald Trump memerintahkan Menteri Pertahanan Pete Hegseth untuk mengurangi secara signifikan rencana latihan militer gabungan AS dengan Korea Selatan karena pertimbangan biaya dan hubungannya dengan pemimpin Korea Utara Kim Jong Un.

Perintah tersebut disampaikan Trump pada Minggu, 16 Agustus 2026, melalui akun Truth Social miliknya.

Trump menilai latihan militer gabungan AS-Korea Selatan mengirimkan sinyal yang tidak pantas dan bermusuhan kepada Pyongyang.

Trump Soroti Hubungannya dengan Kim Jong Un

"Berdasarkan hubungan saya yang sangat baik dengan Kim Jong Un dari Korea Utara, saya tidak senang dengan kenyataan bahwa Amerika Serikat, sejak lama, telah menyetujui partisipasi dalam Latihan Militer Gabungan dengan Korea Selatan," ujar Trump melalui akun Truth Social miliknya.

Trump juga mempersoalkan besarnya biaya yang menurutnya harus ditanggung Amerika Serikat dalam pelaksanaan latihan tersebut.

"Latihan-latihan ini tidak hanya memakan biaya besar--yang sebagian besar ditanggung oleh Amerika Serikat (seperti biasanya!)--tetapi juga mengirimkan sinyal yang sama sekali tidak pantas dan bermusuhan kepada sebuah negara yang selama Donald J. Trump presiden tidak menunjukkan ancaman dan bersikap penuh hormat," katanya.

Trump menyebut sudah terlambat untuk membatalkan latihan militer tersebut sepenuhnya sehingga Hegseth diperintahkan untuk "menguranginya secara signifikan."

Trump Kaitkan Keputusan dengan Korea Selatan

Trump turut mengaitkan keputusan tersebut dengan interaksinya bersama Presiden Korea Selatan Lee Jae Myung.

Trump mengatakan dirinya baru-baru ini sempat bertanya kepada Lee apakah Seoul bersedia bergabung dengan Washington dalam upaya "denuklirisasi Iran."

Menurut Trump, pertanyaan tersebut mendapat jawaban dari pihak Korea Selatan, "Tidak, terima kasih."

Keputusan mengurangi latihan militer gabungan itu menjadi langkah terbaru Trump terkait hubungan Washington dengan Seoul dan Pyongyang di tengah upayanya mempertahankan hubungan dengan Kim Jong Un.

Penulis :
Aditya Yohan