
Pantau - Presiden Rusia Vladimir Putin dijadwalkan menggelar pembicaraan dengan pemimpin Myanmar Min Aung Hlaing di Kremlin, Moskow, Selasa (18/8/2026), dalam rangka kunjungan resmi pemimpin Myanmar tersebut ke Rusia.
Pertemuan kedua pemimpin akan membahas prospek perluasan kerja sama Rusia dan Myanmar di berbagai bidang serta sejumlah isu internasional dan regional terkini.
Putin dan Min Aung Hlaing Bahas Kerja Sama Bilateral
Pemerintah Rusia dalam pernyataannya, Minggu (16/8/2026), menyebut sejumlah dokumen bilateral juga diperkirakan ditandatangani selama kunjungan tersebut.
Putin dan Min Aung Hlaing sebelumnya telah beberapa kali mengadakan pembicaraan dalam beberapa tahun terakhir, termasuk pertemuan di Kremlin pada Maret 2025.
Rusia dan Myanmar selama ini menjalin hubungan politik dan pertahanan yang erat.
Moskow juga terlibat dalam sejumlah proyek energi dan infrastruktur di negara Asia Tenggara tersebut.
Min Aung Hlaing Tiga Kali Kunjungi Rusia pada 2025
Min Aung Hlaing tercatat mengunjungi Rusia tiga kali sepanjang 2025 untuk menghadiri sejumlah agenda.
Kunjungan pertama dilakukan pada Maret 2025 untuk mengadakan pembicaraan dengan Putin.
Min Aung Hlaing kembali ke Rusia pada Mei 2025 untuk menghadiri parade militer dalam rangka memperingati 80 tahun kemenangan Perang Dunia II.
Pada September 2025, Min Aung Hlaing kembali mengunjungi Rusia untuk berpartisipasi dalam forum Pekan Atom Dunia atau World Atomic Week.
Putin hingga kini belum pernah melakukan kunjungan ke Myanmar.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



