
Pantau - Pengamat Hubungan Internasional Universitas Indonesia (UI) Muhammad Syaroni Rofii menilai dukungan Indonesia terhadap perjuangan dan kemerdekaan Palestina konsisten sejak era Presiden Soekarno hingga pemerintahan saat ini.
"Saya melihat kiprah Indonesia dalam mendukung kemerdekaan Palestina terdapat konsistensi dari satu pemerintahan ke pemerintahan (berikutnya). Sejak jaman Bung Karno hingga hari ini standing pointnya tetap resisten terhadap penjajahan dunia," katanya saat dihubungi Wartawan di Jakarta, Jumat, 2 Oktober 2026.
Menurut Syaroni, penolakan terhadap penjajahan dan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina menjadi benang merah kebijakan luar negeri Indonesia dari satu pemerintahan ke pemerintahan berikutnya.
Pendekatan Pemerintah Dapat Berbeda
Meski memiliki sikap yang konsisten, Syaroni mengatakan setiap pemerintahan dapat menggunakan pendekatan berbeda dalam memberikan dukungan kepada Palestina.
"Tentunya, setiap pemerintahan memiliki pendekatan dalam mendukung kemerdekaan Palestina," katanya.
Ia mengatakan dukungan Indonesia antara lain diwujudkan melalui bantuan kemanusiaan dan penguatan kapasitas Palestina.
Bentuk dukungan tersebut mencakup pengiriman obat-obatan dan makanan ketika terjadi krisis, pembangunan rumah sakit, pemberian beasiswa bagi pemuda Palestina, serta pelatihan bagi pegawai pemerintah Palestina.
Menurutnya, berbagai upaya itu dilakukan secara langsung oleh pemerintah maupun melalui organisasi kemasyarakatan Indonesia.
Syaroni juga menyoroti pernyataan Presiden Prabowo Subianto dalam Resepsi Kesyukuran 100 Tahun Pondok Pesantren Darussalam Gontor di Kabupaten Ponorogo, Jawa Timur, pada 19 September 2026 yang menegaskan dukungan terhadap kemerdekaan Palestina.
"Langkah-langkah yang diambil selama ini adalah elemen penting dari diplomasi. Tinggal bagaimana ke depannya untuk mengejar target kemerdekaan bagi Palestina seutuhnya," katanya.
Indonesia Tegaskan Dukungan di PBB
Sugiono, yang saat itu menjabat Menteri Luar Negeri RI, dalam Sidang ke-81 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di New York menegaskan tekad Indonesia untuk terus bersama rakyat Palestina hingga hak menentukan nasib sendiri dapat tercapai.
Indonesia juga menyatakan akan terus membela rakyat Palestina hingga kemerdekaan dan kedaulatannya terwujud berdasarkan prinsip solusi dua negara yang berlandaskan hukum internasional dan parameter yang disepakati secara internasional.
"Palestina bukan hanya isu satu kawasan. Palestina adalah ujian untuk melihat apakah sistem multilateral dapat membela prinsip yang diciptakannya dan dapat ditegakkan pada saat paling dibutuhkan," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan




