
Pantau - RSUP Dr Sardjito Yogyakarta menerjunkan tujuh tenaga medis ke Nusa Tenggara Timur (NTT) untuk membantu pelayanan kesehatan korban gempa sebagai respons cepat atas bencana dan tindak lanjut arahan Kementerian Kesehatan.
Direktur Utama RSUP Dr Sardjito Romanianto mengatakan tim tersebut diberangkatkan pada Sabtu untuk menjalankan misi kemanusiaan di RSUD Bajawa, Kabupaten Ngada, NTT.
"Rumah sakit di bawah Kemenkes diinstruksikan agar turut memberikan dukungan pelayanan kesehatan dalam penanganan korban bencana di NTT," katanya dalam keterangan tertulis.
Tim Multidisiplin Dikerahkan ke RSUD Bajawa
Tim medis RSUP Dr Sardjito dipimpin Yuda Mathan Sakti dengan anggota Sharfan Anzhari, Nashiruddin, Ratna Sari Kalembu, serta tiga tenaga keperawatan, yakni Lutfi Tomi Amboro, Sigit Prabowo, dan Nur Ahmad.
Romanianto mengatakan tenaga medis yang diterjunkan memiliki kompetensi multidisiplin untuk membantu korban sekaligus memperkuat kapasitas pelayanan kesehatan di daerah terdampak gempa.
"Ini menjadi bagian dari semangat respons cepat dan kolaborasi antarrumah sakit Kementerian Kesehatan dalam menghadapi kondisi kegawatdaruratan akibat bencana," katanya.
Menurut dia, pengiriman tenaga kesehatan tersebut sekaligus menjadi bagian dari misi kemanusiaan dan pengabdian RSUP Dr Sardjito kepada masyarakat.
"Saudara-saudara kita di NTT sedang menghadapi situasi yang tidak mudah akibat bencana. Kami berupaya hadir dan memberikan bantuan terbaik melalui tenaga kesehatan yang kami miliki," ujarnya.
Tenaga Kesehatan Diharapkan Beri Rasa Aman
Romanianto berharap tim yang diterjunkan tidak hanya memberikan pelayanan medis, tetapi juga menghadirkan rasa aman dan kepedulian bagi masyarakat terdampak.
"Ini adalah bagian dari tanggung jawab sosial dan pengabdian RSUP Dr Sardjito dalam mendukung pemerintah menangani situasi bencana," katanya.
Sebagai rumah sakit rujukan nasional, RSUP Dr Sardjito menjalankan fungsi pelayanan kesehatan sekaligus memberikan dukungan ketika masyarakat menghadapi kondisi darurat akibat bencana.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



