
Pantau - Pemerintah Provinsi Bali mengirim tim kesehatan dan personel Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) ke Nusa Tenggara Timur (NTT), Senin (17/8/2026), untuk membantu penanganan dampak gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah tersebut.
Tim yang dikirim bertugas melakukan asesmen kebutuhan masyarakat terdampak sekaligus memberikan bantuan awal berupa tenaga, perlengkapan kesehatan, dan kebutuhan makanan.
"Telah ditugaskan tim kesehatan yang akan melakukan asesmen, sudah berangkat lima orang artinya mereka akan melihat kondisi di sana, tindakan apa, bantuan apa yang diperlukan, sumber daya kesehatan yang tersedia di sana seperti apa," kata Sekretaris Daerah Bali Dewa Made Indra di Denpasar, Senin.
Selain lima anggota tim kesehatan, Pemprov Bali mengirim Kepala Pelaksana BPBD Bali bersama lima personel pada Senin pagi.
Hasil Asesmen Menentukan Bantuan Lanjutan
"Nanti tim ini akan melaporkan kepada Pak Gubernur, sehingga Kadis Kesehatan bisa menggerakkan tim kesehatan lainnya, berapa diperlukan tergantung hasil asesmen, kemudian BPBD juga sama untuk menyerahkan bantuan sementara dan apa yang bisa dibantu," ujar Dewa Made Indra.
Pemprov Bali akan menentukan jumlah personel tambahan serta bentuk bantuan berikutnya berdasarkan hasil asesmen di lokasi bencana.
Bantuan tersebut juga menjadi bagian dari kerja sama antardaerah di kawasan Bali dan Nusa Tenggara yang memiliki ikatan sejarah.
"Ini inisiatif bersama antara Gubernur Bali dengan Gubernur NTB, Pak Gubernur Bali, Gubernur NTT, dan Gubernur NTB juga sudah komunikasi Zoom (daring) sudah komunikasi tiga kepala daerah itu," kata Dewa Made Indra.
Gubernur Bali Wayan Koster juga direncanakan terbang ke NTT dalam waktu dekat.
Personel yang dikirim turut diminta mendata kemungkinan adanya masyarakat Bali yang berada di lokasi terdampak bencana.
Bali Membuka Penggalangan Dana untuk Korban Gempa
Pemprov Bali membuka penggalangan dana bagi masyarakat yang ingin membantu korban melalui Rekening Bali Peduli Bencana di Bank Pembangunan Daerah Bali dengan nomor 010.01.0501679-1.
Dana yang terkumpul dari masyarakat akan disalurkan sebagai bantuan, sementara Pemprov Bali juga menyiapkan bantuan khusus melalui APBD.
Nominal maupun bentuk bantuan dari APBD belum ditentukan karena pemerintah daerah masih menunggu hasil asesmen kebutuhan masyarakat terdampak.
Gempa magnitudo 7,7 mengguncang wilayah sekitar 30 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, Pulau Flores, pada Sabtu (15/8/2026) pukul 05.58 WITA dengan kedalaman 15 kilometer.
Gempa tersebut sempat memicu peringatan dini tsunami di sejumlah wilayah NTT dan kawasan sekitarnya sebelum Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika menyatakan peringatan dini tsunami telah berakhir.
- Penulis :
- Aditya Yohan



