HOME  ⁄  Nasional

Polda NTT Kerahkan 125 Personel ke Flores untuk Percepat Penanganan Dampak Gempa

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Polda NTT Kerahkan 125 Personel ke Flores untuk Percepat Penanganan Dampak Gempa
Foto: (Sumber :Personel Polda NTT saat bersiap diberangkatkan pada Senin (17/8) dini hari melalui pelabuhan Bolok. ANTARA/HO-Humas Polda NTT.)

Pantau - Polda Nusa Tenggara Timur mengerahkan 125 personel dari Kota Kupang menuju Flores menggunakan Kapal Ile Labalekan untuk memperkuat penanganan dampak gempa bumi dan membantu masyarakat di wilayah terdampak.

Pelaksana Harian Kabid Humas Polda NTT Kombes Pol Sajimin mengatakan pemberangkatan personel pada Senin (17/8/2026) merupakan langkah cepat kepolisian dalam memperkuat penanganan bencana.

"Seluruh personel telah dilakukan pengecekan dan dinyatakan lengkap. Selanjutnya, personel diberangkatkan dari Kupang menggunakan Kapal Ile Labalekan menuju Flores untuk mendukung pelaksanaan tugas kemanusiaan di wilayah terdampak gempa," kata Sajimin.

Personel Dikerahkan Sesuai Fungsi Kepolisian

Sebanyak 125 personel tersebut terdiri atas 30 anggota Brimob, 10 Intelkam, 23 Samapta, 18 Polair, 10 Dokkes, sembilan Binmas, 10 Reskrim, 10 Logistik, dan lima Humas.

Menurut Sajimin, komposisi tersebut disesuaikan dengan berbagai fungsi kepolisian agar dukungan kepada masyarakat terdampak gempa dapat dilakukan secara terpadu.

Personel Brimob dan Samapta akan membantu pengamanan serta evakuasi, sedangkan Polair mendukung mobilisasi melalui jalur laut dan Dokkes memberikan pelayanan kesehatan.

Personel dari fungsi Intelkam, Binmas, Reskrim, Logistik, dan Humas juga akan menjalankan tugas sesuai bidang masing-masing dalam operasi kemanusiaan tersebut.

"Kehadiran personel ini merupakan bentuk komitmen Polri untuk terus hadir membantu masyarakat terdampak. Mereka akan mendukung evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, pengamanan serta kebutuhan masyarakat lainnya," katanya.

Polda NTT Perkuat Operasi Kemanusiaan

Polda NTT memastikan pengerahan kekuatan akan terus dilakukan untuk mempercepat penanganan bencana dan membantu masyarakat Flores memperoleh pelayanan secara maksimal.

"Polri tidak akan tinggal diam. Personel kami terus bergerak untuk membantu masyarakat yang terdampak bencana. Semoga seluruh personel yang diberangkatkan dapat menjalankan tugas dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat," ujar Sajimin.

Pemberangkatan melalui jalur laut tersebut menjadi bagian dari operasi kemanusiaan Polda NTT untuk memperkuat evakuasi, pelayanan kesehatan, distribusi bantuan, dan pengamanan di kawasan terdampak gempa Flores.

Penulis :
Ahmad Yusuf