
Pantau - Pemerintah Kabupaten Temanggung memperoleh tambahan lahan seluas 2,5 hektare dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah untuk mendukung pembangunan Sekolah Rakyat di Karanggedong, Kecamatan Ngadirejo.
Tambahan lahan tersebut membuat total area yang tersedia mencapai sekitar 7,5 hektare, sesuai kebutuhan minimal pembangunan Sekolah Rakyat setelah kapasitas penerimaan siswa meningkat dari rencana awal 1.180 menjadi sekitar 2.260 siswa.
Sekretaris Daerah Kabupaten Temanggung Tri Winarno mengatakan dukungan Pemprov Jawa Tengah diharapkan memperkuat pelaksanaan program Sekolah Rakyat sekaligus memenuhi kebutuhan lahan untuk pengembangannya.
Kapasitas Siswa Naik Hampir Dua Kali Lipat
Sebelumnya, Pemkab Temanggung telah menyiapkan lahan sekitar 5 hektare untuk pembangunan Sekolah Rakyat.
Namun, kebutuhan lahan bertambah setelah kapasitas penerimaan siswa yang semula direncanakan sebanyak 1.180 orang meningkat hampir dua kali lipat menjadi sekitar 2.260 siswa.
Peningkatan kapasitas tersebut membuat kebutuhan minimal lahan untuk pembangunan Sekolah Rakyat bertambah menjadi sekitar 7,5 hektare.
Kekurangan lahan kemudian diupayakan dari aset milik Pemprov Jawa Tengah yang lokasinya berdampingan langsung dengan lahan milik Pemkab Temanggung.
"Kebetulan lahan yang akan digunakan membangun SR tersebut berdampingan dengan lahan milik Pemprov Jateng sehingga ditambah 2,5 hektare," kata Tri Winarno.
Pemkab Temanggung menyambut baik dukungan tersebut karena tambahan lahan memungkinkan aset pemerintah dimanfaatkan secara lebih optimal untuk kepentingan masyarakat, khususnya penyelenggaraan pendidikan.
Permohonan Sempat Ditolak karena Lahan untuk Pertanian
Upaya mendapatkan tambahan lahan seluas 2,5 hektare tersebut sebelumnya sempat mengalami kendala setelah surat permohonan pemanfaatan lahan milik Pemprov Jawa Tengah yang diajukan Pemkab Temanggung ditolak.
Penolakan terjadi karena lahan yang dimohonkan ketika itu masih diperuntukkan bagi fungsi pertanian.
Setelah kapasitas Sekolah Rakyat meningkat hampir dua kali lipat, Pemkab Temanggung kembali mengajukan permohonan pemanfaatan lahan tersebut.
Pemkab Temanggung juga melakukan audiensi secara langsung dengan Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah untuk menjelaskan sekaligus membahas kebutuhan tambahan lahan bagi pembangunan Sekolah Rakyat.
Audiensi tersebut membuahkan hasil setelah Pemprov Jawa Tengah memberikan hibah tambahan lahan sekitar 2,5 hektare yang berada tepat di samping area yang sebelumnya telah disiapkan.
Tambahan lahan itu tidak hanya memenuhi kebutuhan luas minimal sekitar 7,5 hektare, tetapi juga memberikan ruang yang lebih memadai untuk penyelenggaraan pendidikan bagi sekitar 2.260 siswa.
Pemkab Kejar Persiapan Sebelum Oktober 2026
Setelah kebutuhan lahan mendapatkan solusi, Pemkab Temanggung melanjutkan persiapan administrasi serta berbagai kebutuhan teknis untuk pelaksanaan program Sekolah Rakyat.
Pemkab Temanggung berharap seluruh persiapan dapat diselesaikan sebelum program Sekolah Rakyat mulai dilaksanakan pada Oktober 2026.
- Penulis :
- Shila Glorya



