
Pantau - Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto menegaskan kegiatan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) di seluruh perguruan tinggi harus dilaksanakan tanpa praktik perundungan.
Brian menyampaikan penegasan tersebut setelah memberikan kuliah umum dalam kegiatan orientasi mahasiswa baru di Universitas Pendidikan Indonesia (UPI), Bandung.
"Ini suatu proses yang sangat baik. Saya sambil meninjau, tidak ada ospek perundungan, kan Pak Rektor?. Dengan proses pendidikan yang baik ini juga harus diawali dengan masa orientasi yang baik pula," kata Brian.
Orientasi Jadi Tahap Awal Mahasiswa Beradaptasi
Menurut Brian, masa orientasi merupakan bagian penting dalam proses pendidikan karena menjadi kesempatan untuk memperkenalkan lingkungan dan kehidupan kampus kepada mahasiswa baru.
Orientasi yang dilaksanakan dengan baik diharapkan membantu mahasiswa baru lebih cepat beradaptasi dengan kehidupan perkuliahan.
Kegiatan tersebut juga harus membantu mahasiswa memahami perubahan status dari siswa menjadi mahasiswa yang dituntut memiliki tingkat kemandirian lebih tinggi.
Dalam proses orientasi, mahasiswa senior memiliki peran untuk mengenalkan kehidupan dan lingkungan kampus kepada mahasiswa baru.
"Kakak-kakak kelasnya akan mengenalkan seperti apa kehidupan di kampus. Tentunya, nantinya adik-adik mahasiswa baru itu bisa cepat beradaptasi dan aktif di lingkungan kampus," ungkap Brian.
Brian juga mendorong mahasiswa baru agar tidak hanya memusatkan perhatian pada kegiatan akademik dan pembelajaran di dalam kelas.
Mahasiswa diharapkan aktif mengikuti berbagai kegiatan kemahasiswaan yang tersedia selama menjalani pendidikan di perguruan tinggi.
Menurut Brian, keterlibatan dalam berbagai kegiatan kampus dapat membantu mahasiswa mengembangkan kemampuan teknis maupun nonteknis.
"Tidak hanya belajar di kelas, tetapi juga aktif di berbagai kegiatan kemahasiswaan di kampus, sehingga nantinya hard skill maupun soft skill mereka berkembang selama masa pendidikan, selama berkuliah di UPI ini," kata Brian.
Dengan demikian, kehidupan perkuliahan diharapkan menjadi ruang bagi mahasiswa untuk mengembangkan hard skill atau keterampilan teknis sekaligus soft skill atau keterampilan nonteknis.
Brian berharap proses pendidikan yang dimulai dengan pelaksanaan orientasi secara baik dapat membantu mempersiapkan mahasiswa menghadapi kehidupan setelah menyelesaikan pendidikan tinggi.
"Tentunya, kita berharap setelah lulus mereka jauh lebih siap untuk terjun di masyarakat," ujar Brian.
Rektor UPI Ingatkan Status Mahasiswa Adalah Amanah
Sementara itu, Rektor UPI Didi Sukyadi mengingatkan mahasiswa baru agar tidak memandang status sebagai mahasiswa hanya sebagai suatu kebanggaan.
Menurut Didi, status mahasiswa juga merupakan sebuah amanah yang disertai dengan tanggung jawab.
Kehidupan akademik harus dimanfaatkan mahasiswa sebagai ruang untuk memperoleh dan mengembangkan pengetahuan.
Selain mengembangkan pengetahuan, mahasiswa perlu membangun karakter, memperluas jejaring, serta meningkatkan kemampuan untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat.
"Saudara datang untuk memperoleh pengetahuan, membangun karakter, membangun jejaring, dan mempersiapkan diri menjadi bagian dari perubahan," kata Didi.
Masa orientasi mahasiswa baru diharapkan berlangsung tanpa perundungan sekaligus menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk beradaptasi, membangun kemandirian, mengembangkan kemampuan akademik maupun nonakademik, serta mempersiapkan diri memberikan kontribusi kepada masyarakat.
- Penulis :
- Arian Mesa



