HOME  ⁄  Nasional

Polisi Menggagalkan Dugaan Tawuran di Lubang Buaya, Dua Pemuda dan Celurit Diamankan

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Polisi Menggagalkan Dugaan Tawuran di Lubang Buaya, Dua Pemuda dan Celurit Diamankan
Foto: (Sumber :Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.)

Pantau - Tim Patroli Brimob Batalyon B Pelopor Satbrimob Polda Metro Jaya bersama Perintis Presisi Polres Metro Jakarta Timur mengamankan dua pemuda yang diduga hendak tawuran di kawasan Lubang Buaya, Cipayung, Jakarta Timur, Kamis (20/8/2026) dini hari.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 03.00 WIB di Jalan Bhineka, Kelurahan Lubang Buaya, saat petugas melakukan patroli untuk mengantisipasi gangguan keamanan dan kriminalitas jalanan.

Polisi Menyita Celurit dan Tiga Sepeda Motor

Dansat Brimob Polda Metro Jaya Kombes Pol. Henik Maryanto mengatakan petugas menemukan sekelompok pemuda yang diduga akan melakukan tawuran ketika berpatroli.

"Saat berpatroli, petugas mendapati sekelompok pemuda yang diduga hendak melakukan tawuran. Petugas kemudian melakukan pencegahan dan mengamankan dua orang beserta sejumlah barang bukti," kata Henik dalam keterangannya di Jakarta, Kamis.

Polisi menyita satu senjata tajam jenis celurit, tiga unit sepeda motor, dan tiga telepon seluler dari lokasi tersebut.

"Dua pemuda tersebut kemudian diserahkan ke Polsek Cipayung untuk menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut," ujar Henik.

Henik menyebut patroli akan terus ditingkatkan sebagai langkah mencegah tawuran dan tindak kriminalitas jalanan.

“Kehadiran personel di lapangan merupakan langkah pencegahan agar potensi gangguan keamanan dapat segera diantisipasi sebelum berkembang dan meresahkan masyarakat,” tutur Henik.

Polda Metro Jaya Meminta Orang Tua Awasi Anak

Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengimbau orang tua dan masyarakat meningkatkan pengawasan terhadap aktivitas anak-anak dan remaja, terutama pada malam hingga dini hari.

Menurut Budi, tawuran dan membawa senjata tajam dapat membahayakan pelaku maupun masyarakat di sekitarnya.

“Kami mengimbau para orang tua agar meningkatkan pengawasan terhadap anak-anaknya. Jangan biarkan anak-anak terlibat tawuran atau membawa senjata tajam. Mari bersama-sama menjaga lingkungan agar tetap aman, tertib, dan kondusif,” ungkap Budi.

"Masyarakat juga diminta tidak membawa senjata tajam atau terlibat dalam aksi tawuran karena dapat membahayakan diri sendiri maupun orang lain. Informasi dan bantuan kepolisian dapat disampaikan melalui layanan Polisi 110," imbuh dia.

Dua pemuda yang diamankan selanjutnya menjalani pemeriksaan dan proses hukum lebih lanjut di Polsek Cipayung.

Penulis :
Aditya Yohan