
Pantau - Wali Kota Jakarta Pusat Arifin mengingatkan masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran selama musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober 2026.
Imbauan tersebut disampaikan Arifin saat meninjau lokasi kebakaran di Paseban, Kecamatan Senen, Jakarta Pusat, Jumat (21/8/2026).
"Saat ini Jakarta memasuki musim kemarau yang diprediksi berlangsung hingga Oktober. Karena itu, warga harus meningkatkan kewaspadaan," kata Arifin.
Arifin meminta masyarakat menghindari aktivitas yang berpotensi memicu kebakaran, termasuk membakar sampah secara sembarangan di kawasan permukiman.
Warga Diminta Periksa Instalasi Listrik
Masyarakat juga diminta memeriksa kondisi instalasi listrik di rumah secara berkala untuk mencegah korsleting yang dapat memicu kebakaran.
"Jangan membakar sampah sembarangan dan periksa kembali instalasi listrik agar tidak terjadi korsleting yang dapat memicu kebakaran," ujarnya.
Arifin mengatakan kondisi lingkungan yang lebih kering selama musim kemarau dapat meningkatkan risiko api menyebar dengan cepat apabila terjadi kebakaran.
Pemerintah Kota Jakarta Pusat turut mengimbau masyarakat segera melaporkan potensi bahaya kebakaran di lingkungan masing-masing serta memastikan berbagai sumber pemicu api berada dalam kondisi aman.
Kebakaran Paseban Hanguskan 15 Rumah
Imbauan tersebut disampaikan setelah kebakaran melanda kawasan permukiman di Paseban dan menghanguskan 15 rumah.
Sebanyak 35 kepala keluarga atau 95 jiwa terdampak kebakaran tersebut dan telah mendapatkan penanganan dari Pemerintah Kota Jakarta Pusat bersama dinas terkait.
Pemkot Jakarta Pusat menyiapkan tenda pengungsian di SDN 05 Paseban untuk menampung warga yang terdampak kebakaran.
Tenda ditempatkan di area luar kelas agar kegiatan belajar mengajar dan aktivitas olahraga di sekolah tetap dapat berlangsung.
- Penulis :
- Aditya Yohan



