
Pantau - Polda Metro Jaya meresmikan 35 rumah layak huni melalui Program Bedah Rumah Kemerdekaan sebagai bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia sekaligus mendukung program Presiden Prabowo Subianto di Jakarta, Jumat (21/8/2026).
Peresmian dilakukan secara simbolis oleh Kapolda Metro Jaya Komjen Pol Asep Edi Suheri di salah satu rumah penerima manfaat di Pondok Ranggon, Cipayung, Jakarta Timur.
“Program ini merupakan program dari Bapak Presiden Republik Indonesia, Bapak Prabowo, dalam hal penyediaan rumah layak huni. Ini juga merupakan komitmen Bapak Kapolri untuk hadir di tengah-tengah masyarakat dan memberikan perbaikan bagi masyarakat,” kata Asep.
Program tersebut dilaksanakan sejalan dengan kebijakan Presiden Prabowo Subianto untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui penyediaan hunian yang layak.
Puluhan Rumah Tersebar di 12 Wilayah
Asep menjelaskan sebanyak 35 rumah yang selesai direnovasi tersebar di 12 wilayah polres jajaran Polda Metro Jaya.
Jakarta Timur dan Tangerang Selatan masing-masing mendapatkan empat rumah, sedangkan Jakarta Pusat, Jakarta Utara, Jakarta Barat, Jakarta Selatan, Tangerang Kota, Bekasi Kota, Kabupaten Bekasi, dan Depok masing-masing tiga rumah.
Pelabuhan Tanjung Priok dan Kepulauan Seribu masing-masing mendapatkan satu rumah dalam program tersebut.
Asep berharap rumah yang telah direnovasi dapat memberikan manfaat jangka panjang bagi penerima sekaligus meminta warga merawat hunian tersebut dengan baik.
Polisi Sebut Rumah Layak Beri Manfaat bagi Keluarga
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Budi Hermanto mengatakan Program Bedah Rumah Kemerdekaan membawa pesan bahwa peringatan kemerdekaan dapat diwujudkan melalui manfaat yang dirasakan langsung masyarakat.
“Rumah yang layak bukan sekadar bangunan, tetapi menjadi ruang bagi keluarga untuk hidup lebih aman dan nyaman, membesarkan keluarga, serta menata masa depan yang lebih baik,” ujar Budi.
Menurut Budi, program sosial tersebut juga menjadi bentuk pengabdian kepolisian di tengah masyarakat.
“Polri hadir bukan hanya ketika masyarakat membutuhkan rasa aman, tetapi juga melalui kepedulian yang memberikan manfaat nyata. Semangat inilah yang terus kami jaga, Polri hadir sebagai penjaga kehidupan, pembangun peradaban, dan pejuang kemanusiaan,” kata Budi.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



