
Pantau - Kepala Badan Komunikasi Pemerintah (Bakom) Muhammad Qodari mengatakan pembangunan hunian terjangkau di kawasan Manggarai, Jakarta, menjadi bagian dari implementasi Program 3 Juta Rumah untuk memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
Qodari menyebut proyek tersebut sebagai salah satu terobosan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka dalam menyediakan hunian terjangkau, khususnya bagi masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di perkotaan.
"Jadi, ini ditujukan untuk masyarakat berpenghasilan rendah. Untuk perkotaan desainnya adalah perumahan vertikal dan lahannya disediakan oleh KAI, pembiayaannya dari BTN," ujar Qodari dalam keterangan di Jakarta, Jumat.
Hunian Vertikal Manfaatkan Lahan KAI
Konsep hunian vertikal dipilih untuk menjawab persoalan keterbatasan ketersediaan lahan di wilayah perkotaan.
Pembangunan hunian Manggarai memanfaatkan lahan milik PT Kereta Api Indonesia (KAI), sedangkan skema pembiayaannya didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk atau BTN.
Sinergi antara pemerintah, KAI, dan BTN dinilai menjadi langkah strategis untuk menyediakan hunian layak di kawasan perkotaan yang memiliki nilai ekonomi tinggi.
Meski berada di lokasi strategis, pemerintah ingin memastikan hunian tersebut tetap dapat diakses oleh masyarakat berpenghasilan rendah.
Menurut Qodari, lokasi hunian yang berdekatan dengan pusat aktivitas masyarakat tidak hanya membuka kesempatan memiliki rumah, tetapi juga berpotensi mengurangi beban biaya transportasi para penghuninya.
Kedekatan dengan pusat kegiatan juga diharapkan dapat meningkatkan kualitas hidup masyarakat yang tinggal di kawasan tersebut.
"Jadi ini terobosan dari Pemerintah untuk bisa memberikan kesempatan bagi seluruh masyarakat, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah, untuk punya rumah, terutama di perkotaan. Ini lahannya sangat strategis, dekat dengan pusat-pusat kegiatan," kata Qodari.
Qodari Soroti Kualitas dan Ketepatan Sasaran
Qodari turut mengapresiasi rancangan hunian Manggarai setelah melihat maket atau mockup proyek tersebut.
Menurutnya, rancangan hunian terlihat modern dan berkualitas sehingga menunjukkan pembangunan tidak hanya berorientasi pada jumlah rumah, tetapi juga memperhatikan mutu hunian yang disediakan.
Qodari berharap seluruh proses pembangunan hunian Manggarai dapat berjalan sesuai rencana sehingga masyarakat bisa segera memperoleh manfaat dari program tersebut.
Ia juga menekankan pentingnya ketepatan sasaran agar unit hunian benar-benar dialokasikan kepada masyarakat yang membutuhkan dan memenuhi kriteria penerima.
"Tadi sudah lihat juga mockup-nya, ada gambar di belakang ini, menggambarkan unit-unit yang ada, bagus sekali. Jadi ini berkualitas. Kita doakan supaya pembangunan berjalan sesuai rencana dan bisa dialokasikan untuk mereka yang benar-benar membutuhkan dan benar-benar berhak," kata Qodari.
- Penulis :
- Arian Mesa



