HOME  ⁄  Nasional

Pemerintah Kawal Pemulihan Korban Gempa NTT hingga Warga Kembali Beraktivitas Aman

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Pemerintah Kawal Pemulihan Korban Gempa NTT hingga Warga Kembali Beraktivitas Aman
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam konferensi pers yang diikuti dalam jaringan di Jakarta, Kamis (20/8/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya..)

Pantau - Pemerintah memastikan penanganan warga terdampak gempa bumi di Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), tidak berhenti pada masa tanggap darurat dan akan terus dikawal hingga kehidupan masyarakat kembali pulih.

Komitmen tersebut disampaikan Pelaksana Tugas Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan setelah Kepala BNPB Suharyanto mengunjungi Desa Ladolaka, Kecamatan Palue, Kabupaten Sikka.

"Pemulihan kehidupan masyarakat akan terus dikawal agar warga Pulau Palue dapat kembali beraktivitas dengan aman dan perlahan meninggalkan trauma akibat gempa," kata Berton di Jakarta, Sabtu (22/8/2026).

Berton menegaskan pemerintah bersama seluruh unsur terkait akan terus memenuhi kebutuhan masyarakat sekaligus mendampingi proses pemulihan warga.

Warga Masih Bertahan di Tenda karena Gempa Susulan

Pulau Palue menjadi salah satu wilayah yang merasakan dampak kuat gempa pada Sabtu (15/8/2026) karena lokasinya relatif dekat dengan pusat gempa.

Sejumlah rumah warga mengalami kerusakan dengan tingkat yang beragam akibat guncangan tersebut.

Dalam proses pemulihan, sejumlah warga masih mendirikan tenda secara mandiri di sekitar rumah sebagai tempat beristirahat sementara.

Warga masih khawatir kembali menempati rumah karena guncangan gempa susulan masih dirasakan.

Kondisi psikologis masyarakat turut menjadi perhatian pemerintah setelah Desa Ladolaka sebelumnya sempat terisolasi akibat akses utama tertutup material longsor yang dipicu gempa.

Tiga Ekskavator Buka Kembali Akses yang Tertutup Longsor

Pemerintah telah mengerahkan tiga unit ekskavator untuk membersihkan material longsor sehingga jalur yang sebelumnya terputus kini mulai dapat dilalui masyarakat.

Terbukanya kembali akses darat menjadi bagian penting untuk mempercepat mobilisasi bantuan sekaligus mendukung aktivitas warga di wilayah terdampak.

"Beberapa hari yang lalu jalur akses sudah bisa kita lalui setelah tiga alat berat dikerahkan. Akses yang sebelumnya tertutup longsor kini sudah mulai bisa dilewati," kata Kepala BNPB Suharyanto.

Pemerintah berharap akses yang mulai terbuka dan bantuan yang terus mengalir dapat mendukung pemulihan masyarakat Pulau Palue serta membantu warga kembali menjalani aktivitas secara aman.

Penulis :
Ahmad Yusuf