
Pantau - PT Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) Cabang Makassar bersama PT Pelindo dan sejumlah instansi terkait menyediakan layanan pengiriman bantuan logistik gratis bagi masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Layanan tersebut terbuka bagi masyarakat umum, lembaga, organisasi, komunitas, perusahaan, maupun pihak lain yang ingin menyalurkan bantuan kemanusiaan ke NTT melalui Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan.
“Pengiriman bantuan logistik yang digratiskan itu terbuka umum, jadi lembaga atau siapa saja yang ingin mengirimkan bantuan ke NTT tidak dipungut biaya,” kata Kepala Cabang PT Pelni Makassar Ridwan Mandaliko di Pelabuhan Makassar, Sulawesi Selatan, Jumat.
Tiga Posko Disiapkan di Makassar
Masyarakat maupun lembaga yang hendak mengirim bantuan cukup menyerahkan logistik ke posko layanan yang telah disediakan di Pelabuhan Makassar atau Kantor PT Pelni Cabang Makassar.
Sedikitnya tiga titik penerimaan bantuan telah disiapkan, yakni posko di area Pelindo, Kantor Cabang Pelni Makassar, serta posko terpadu di terminal penumpang.
Keberadaan sejumlah posko tersebut bertujuan mempermudah masyarakat, organisasi, komunitas, dan lembaga yang ingin berpartisipasi memberikan bantuan kepada korban gempa di NTT.
Setelah diterima di posko, bantuan akan diangkut menggunakan kapal Pelni yang memiliki rute menuju maupun singgah di sejumlah wilayah NTT.
Program pengiriman gratis tersebut sekaligus menjadi bentuk kolaborasi Pelni, Pelindo, dan berbagai pemangku kepentingan di lingkungan pelabuhan untuk mempercepat distribusi bantuan kemanusiaan.
Bantuan yang terkumpul akan dikirim dengan memanfaatkan jaringan pelayaran kapal Pelni agar dapat menjangkau lebih banyak daerah terdampak gempa.
KM Tidar Angkut Ratusan Koli Bantuan
Sebelumnya, Pelni Group telah mengirim bantuan kemanusiaan dari Pelabuhan Makassar menggunakan KM Tidar pada 18 Agustus 2026.
KM Tidar membawa sebanyak 281 koli bantuan yang berasal dari program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) Pelni serta dukungan anak perusahaan.
Anak perusahaan yang turut memberikan bantuan tersebut adalah PT Sarana Bandar Nasional dan PT Pelita Indonesia Djaya.
Bantuan yang dikirim mencakup makanan dan sembako, pakaian, obat-obatan, perlengkapan bayi, serta perlengkapan sekolah bagi masyarakat terdampak gempa.
KM Tidar berangkat dari Makassar menuju Bau-Bau sebelum melanjutkan pelayaran ke Maumere.
Sebelum pengiriman dari Makassar, KM Tidar juga telah mengangkut sekitar 200 koli bantuan dari Surabaya yang sebagian besar berupa sembako dan berbagai kebutuhan pokok.
KM Tidar melayani jaringan pelayaran yang mencakup Makassar, Bau-Bau, Maumere, Larantuka, Lewoleba, hingga Kupang.
Pelni Siapkan Kapal Lain untuk Distribusi Bantuan
Selain KM Tidar, Pelni telah menyiapkan KM Bukit Siguntang, KM Lambelu, KM Tilongkabila, KM Wilis, dan KM Awu untuk membantu distribusi bantuan ke wilayah NTT.
Pemanfaatan sejumlah kapal dengan jaringan pelayaran berbeda diharapkan dapat memperluas jangkauan distribusi logistik ke daerah-daerah yang terdampak gempa.
Pengiriman melalui jalur laut digunakan untuk mendukung penyaluran berbagai kebutuhan masyarakat terdampak bencana yang terus meningkat.
Pelni juga membuka ruang kolaborasi bagi perusahaan, lembaga, komunitas, dan masyarakat untuk memanfaatkan jaringan pelayaran perusahaan dalam menyalurkan bantuan kemanusiaan ke NTT.
Layanan gratis Pelni Makassar dan Pelindo tersebut diharapkan mempermudah pengiriman sekaligus mempercepat distribusi bantuan kepada masyarakat terdampak gempa di NTT.
- Penulis :
- Leon Weldrick



