
Pantau - Wakil Presiden Gibran Rakabuming menginstruksikan pemerintah memastikan bantuan bagi masyarakat terdampak gempa di Nusa Tenggara Timur (NTT) terus disalurkan, termasuk kepada pengungsi mandiri yang tidak berada di posko resmi.
Instruksi tersebut disampaikan Gibran saat meninjau Posko Golo Cenggo di Kecamatan Reok, Kabupaten Manggarai, Jumat.
Pemerintah telah menyiapkan bantuan bagi warga yang masih berada di posko pengungsian sekaligus melakukan pendataan terhadap masyarakat yang memilih mengungsi secara mandiri di sejumlah lokasi.
"Saya perintahkan untuk segera didistribusikan, terutama yang pengungsi mandiri," ujar Wapres Gibran Rakabuming dalam dialog dengan warga di Kabupaten Manggarai.
Pengungsi Mandiri Diminta Segera Didata
Selain memastikan distribusi bantuan, Gibran meminta masyarakat membantu pemerintah mendata warga yang melakukan pengungsian secara mandiri.
Pendataan diperlukan agar pemerintah mengetahui lokasi pengungsi sekaligus kebutuhan bantuan yang harus disalurkan kepada mereka.
Gibran juga menyarankan pengungsi mandiri bergabung dengan posko pengungsian agar lebih mudah memperoleh pelayanan yang telah disediakan pemerintah, termasuk makanan dan layanan kesehatan.
"Nanti bilang ke teman-temannya lebih baik menyatu di sini. Makan, pengobatan semua ada di sini," kata Wapres menambahkan.
Pemerintah telah menyalurkan bantuan sejak gempa berkekuatan magnitudo 7,7 mengguncang sejumlah wilayah di NTT.
Dalam perkembangan terbaru, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menerima bantuan logistik sebanyak 34,38 ton dari TNI Angkatan Udara (TNI AU).
Pasokan bantuan untuk mendukung penanganan masyarakat terdampak gempa juga diberikan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Rumah Rusak dan Pelayanan Kesehatan Jadi Perhatian
Pemerintah terus mendata rumah warga yang mengalami kerusakan akibat gempa, mulai dari bangunan rusak hingga rumah yang berada dalam kondisi hancur.
Dalam pertemuan dengan para pengungsi, Gibran menanyakan apakah rumah warga yang rusak telah terdaftar untuk mendapatkan bantuan perbaikan.
Pendataan tersebut dilakukan untuk memastikan masyarakat terdampak dapat memperoleh bantuan pemulihan tempat tinggal.
Gibran juga meninjau tenda perawatan untuk memastikan masyarakat yang membutuhkan mendapatkan pelayanan kesehatan dan kondisi yang nyaman selama berada di pengungsian.
Wapres berdialog langsung dengan pasien dan pendamping yang telah berada di lokasi pengungsian selama beberapa hari sejak gempa terjadi pada Sabtu.
"Sakitnya apa? Bapak dan ibu sudah dapat makan kan?," tanya Wapres kepada pasien dan pendampingnya yang sudah beberapa hari di pengungsian sejak gempa terjadi pada Sabtu.
Gibran Tinjau Puskesmas Reo yang Rusak
Dalam rangkaian kunjungannya, Gibran turut meninjau kondisi Puskesmas Reo yang mengalami kerusakan akibat gempa.
Peninjauan tersebut dilakukan untuk melihat secara langsung kondisi fasilitas pelayanan kesehatan setelah terdampak bencana.
Selain Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Gibran sebelumnya telah mengunjungi sejumlah lokasi terdampak lainnya di NTT.
Wapres juga telah mendatangi sejumlah titik pengungsian dan rumah sakit di Kabupaten Sikka.
Pemerintah memprioritaskan keberlanjutan distribusi bantuan, pendataan pengungsi mandiri, pelayanan makanan dan kesehatan, pendataan rumah rusak, serta pemulihan fasilitas terdampak agar penanganan korban gempa NTT menjangkau seluruh masyarakat yang membutuhkan.
- Penulis :
- Leon Weldrick



