
Pantau - Balai Pengendalian Kebakaran Hutan (Dalkarhut) Wilayah Sumatera Kementerian Kehutanan mengerahkan personel Bantuan Kendali Operasi (BKO) Manggala Agni dari Pulau Bangka dan Jambi untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Sumatera Selatan, Minggu (23/8).
Pengerahan personel dilakukan untuk memperkuat pengendalian karhutla di Kabupaten Ogan Komering Ilir sekaligus mengantisipasi penyebaran asap ke wilayah lain.
"Kami menarik personel Manggala Agni di Bangka dan Jambi untuk diperbantukan mengendalikan karhutla di Ogan Komering Ilir, Sumatera Selatan," kata Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatera Kemenhut Ferdian Krisnanto di Pangkalpinang.
Ferdian mengatakan citra satelit menunjukkan sumber asap besar terdeteksi di Ogan Komering Ilir dan bergerak ke arah utara.
"Berdasarkan citra satelit, terdeteksi sumber asap besar terdapat di Ogan Komering Ilir yang menguat dan menyebar ke arah utara, menyatu dengan sumber asap di Musi Banyuasin, Sumatera Selatan, yang berdampak ke Jambi," katanya.
Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera juga menghadapi kebakaran di Riau dengan sumber asap besar terpantau di Kerumutan, Indragiri Hulu.
Menghadapi kondisi tersebut, Balai Dalkarhut Wilayah Sumatera tengah mempersiapkan tambahan personel BKO dari Sumatera Utara.
Personel Manggala Agni yang dikerahkan melalui skema BKO merupakan pasukan khusus pengendalian kebakaran hutan dan lahan.
Mereka bertugas di garis depan pengendalian karhutla untuk menjaga kelestarian hutan, melindungi satwa liar, serta mengurangi dampak pencemaran udara terhadap masyarakat.
"Untuk Sumatra saat ini tersedia 954 personel Manggala Agni dan terkonsentrasi penanganan karhutla di Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan. Kondisi eskalasi tertinggi dan dampak terbesar ada di Sumatera Selatan," kata Ferdian.
Pengerahan personel lintas wilayah tersebut menjadi bagian dari upaya memperkuat operasi pemadaman di tengah tingginya eskalasi karhutla dan penyebaran asap di sejumlah wilayah Sumatra.
- Penulis :
- Gerry Eka



