HOME  ⁄  Nasional

Pemkab Lombok Tengah Memprioritaskan Pemulihan 320 Warga Terdampak Kebakaran Rumah Adat Sade

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Pemkab Lombok Tengah Memprioritaskan Pemulihan 320 Warga Terdampak Kebakaran Rumah Adat Sade
Foto: Salah satu pohon yang ikut terbakar dalam peristiwa kebakaran ratusan rumah adat Sade Lombok Tengah Provinsi NTB di Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026).

Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, memprioritaskan pemulihan 320 warga atau 120 kepala keluarga yang terdampak kebakaran besar di kawasan rumah adat Sade, Kecamatan Pujut, setelah api menghanguskan puluhan bangunan pada Sabtu (22/8/2026) malam.

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan pemerintah saat ini memusatkan penanganan pada kebutuhan dasar masyarakat terdampak.

"Korban yang terdampak mencapai 320 jiwa atau 120 kepala keluarga," kata Lalu Pathul Bahri seusai rapat koordinasi penanganan dampak kebakaran di Desa Rambitan, Lombok Tengah, Minggu (23/8/2026).

Kebakaran tersebut tidak hanya melanda rumah warga, tetapi juga mengenai masjid, museum, lapak usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), serta sejumlah fasilitas umum.

"Kebakaran ini merupakan musibah yang tidak pernah diperkirakan sebelumnya. Namun, kondisi tersebut menjadi tanggung jawab bersama seluruh elemen untuk segera melakukan penanganan," katanya.

Atap Alang-Alang Membuat Api Cepat Menjalar

Lalu Pathul menjelaskan api dengan cepat menjalar karena sebagian besar bangunan rumah adat menggunakan atap alang-alang sehingga kebakaran menghanguskan bangunan dalam hitungan menit.

"Terutama karena atapnya ilalang. Ini mungkin menjadi referensi ketika terjadi sesuatu, terbakar habis karena atapnya ilalang. Ke depan tentu harus dipikir lebih jauh," katanya.

Meski konstruksi dan penggunaan material bangunan akan menjadi bahan evaluasi, pemerintah saat ini lebih memprioritaskan makanan, kesehatan, pendidikan anak, tempat ibadah, dan kebutuhan mendesak lainnya.

"Yang kita pikirkan hari ini tentang bagaimana menangani dampak dalam waktu dekat, trauma healing anak-anak yang bersekolah. Kemudian kebutuhan akan makan pada saat hari ini dan tiga hari ke depan, menjaga kesehatan," katanya.

Pemerintah telah menyiapkan rumah khusus sebagai tempat pengungsian, sedangkan sebagian warga terdampak memilih tinggal bersama keluarga.

"Untuk posko logistik dipusatkan di gedung Koperasi Desa Merah Putih," katanya.

Sebanyak 89 Bangunan Dilaporkan Ludes Terbakar

Kepala Desa Rambitan Lalu Winakse mengatakan penyebab kebakaran belum dapat dipastikan karena api menyebar sangat cepat.

"Jumlah kepala keluarga yang tinggal di sana sebanyak 120 KK dan untuk bangunan yang terbakar itu sebanyak 89 unit yang ludes dan sisanya kebakaran ringan," katanya.

Kebakaran besar melanda Desa Adat Sade yang menjadi salah satu ikon budaya Lombok pada Sabtu malam sebelum proses pemadaman dilakukan tim gabungan pemadam kebakaran, TNI-Polri, dan masyarakat.

Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal yang baru tiba dari misi kemanusiaan di Nusa Tenggara Timur langsung menuju lokasi untuk meninjau kondisi serta memastikan penanganan terhadap warga berjalan.

"Keselamatan warga yang diutamakan, termasuk penanganan pascakebakaran," katanya.

Penulis :
Gerry Eka