
Pantau - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh menghadirkan program Paspor Minggu Ceria atau Pasporia untuk mempermudah masyarakat mengurus paspor di tengah aktivitas hari bebas kendaraan atau car free day (CFD) Kota Banda Aceh, Minggu (23/8/2026).
Sebanyak 12 warga memanfaatkan layanan tersebut, terdiri atas tujuh pemohon pembuatan paspor baru serta lima pemohon penggantian atau perpanjangan paspor.
Kepala Kantor Imigrasi Kelas I TPI Banda Aceh Bambang Tri Cahyono mengatakan Pasporia dihadirkan untuk memberikan layanan yang lebih fleksibel kepada masyarakat yang memiliki aktivitas padat dan kesulitan mengurus dokumen keimigrasian pada hari kerja.
"Konsepnya sederhana, warga tetap bisa menikmati pagi di CFD sambil berolahraga, namun di saat yang sama urusan paspor juga bisa langsung diselesaikan tanpa perlu datang ke kantor pada jam kerja," katanya.
Proses Pengurusan Tetap Mengikuti SOP
Meski pelayanan berlangsung di ruang terbuka dengan waktu terbatas, seluruh proses verifikasi dan pemenuhan persyaratan tetap mengacu pada standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.
Ketentuan mengenai biaya dan persyaratan pengurusan paspor juga tetap mengikuti aturan Direktorat Jenderal Imigrasi.
Imigrasi Banda Aceh menilai antusiasme warga dalam setiap penyelenggaraan Pasporia menunjukkan layanan keimigrasian dengan konsep tersebut dibutuhkan masyarakat.
Pasporia Akan Terus Dikembangkan
Bambang mengatakan Imigrasi Banda Aceh akan mempertahankan sekaligus mengembangkan program serupa untuk meningkatkan kemudahan masyarakat memperoleh pelayanan keimigrasian.
"Ke depan, Imigrasi Banda Aceh akan terus mempertahankan dan mengembangkan program serupa sebagai bagian dari upaya menghadirkan layanan keimigrasian yang cepat, transparan, dan mudah dijangkau seluruh kalangan," kata Bambang.
Program Pasporia menjadi alternatif bagi warga Banda Aceh yang membutuhkan pelayanan paspor tetapi memiliki keterbatasan waktu untuk mendatangi kantor imigrasi pada hari dan jam kerja.
- Penulis :
- Gerry Eka



