
Pantau - Presiden Prabowo Subianto tiba di Palembang, Sumatera Selatan, sekitar pukul 13.30 WIB untuk meninjau langsung penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di wilayah Sumatera.
Setelah pesawat mendarat, Prabowo langsung menuruni tangga pesawat dan menuju kendaraan taktis yang telah disiapkan untuk membawanya ke lokasi berikutnya.
Setibanya di posko penanganan karhutla, Prabowo langsung memimpin rapat mengenai upaya penanganan kebakaran hutan dan lahan di wilayah Sumatera.
Rapat tersebut dibuka oleh Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya sebelum pembahasan dilanjutkan di bawah pimpinan Presiden.
Prabowo Tinjau Wilayah Rawan Karhutla di Sumatera
Kunjungan Prabowo ke Palembang merupakan bagian dari rangkaian peninjauan ke sejumlah wilayah rawan karhutla di Pulau Sumatera, meliputi Provinsi Riau, Jambi, dan Sumatera Selatan.
Sebelum tiba di Palembang, Prabowo telah menggelar rapat koordinasi bersama jajarannya mengenai penanganan karhutla di Pekanbaru, Riau, pada Senin pagi.
Dalam rapat tersebut, Presiden memberikan sejumlah arahan untuk memperkuat upaya pencegahan dan penanganan karhutla.
Salah satu arahan Presiden adalah memberikan perhatian khusus terhadap keberadaan titik panas atau hotspot yang berada di kawasan konservasi.
Prabowo juga mengarahkan penambahan peralatan bagi petugas yang bekerja menangani kebakaran hutan dan lahan di lapangan.
Rangkaian kunjungan tersebut dilakukan untuk memastikan penanganan karhutla di berbagai wilayah rawan dapat berjalan secara cepat, terpadu, dan efektif.
Sumatera Selatan Catat 1.410 Titik Panas
Berdasarkan data Sistem Pemantauan Karhutla atau SiPongi Kementerian Kehutanan (Kemenhut), terdapat 2.894 titik panas yang tersebar di 10 provinsi di Pulau Sumatera.
Sumatera Selatan menjadi provinsi dengan konsentrasi hotspot tertinggi, yakni mencapai 1.410 titik.
Riau tercatat memiliki 480 titik panas, sedangkan Jambi memiliki 425 titik panas.
Data tersebut menunjukkan Sumatera Selatan, Riau, dan Jambi menjadi wilayah dengan konsentrasi titik panas yang perlu mendapatkan perhatian dalam penanganan karhutla.
Selain tingginya jumlah titik panas, luas lahan yang terbakar di 10 provinsi di Sumatera sepanjang 2026 tercatat mencapai 36.047,64 hektare.
Beberapa hari sebelum melakukan rangkaian kunjungan di Sumatera, Prabowo juga telah meninjau sejumlah wilayah di Pulau Kalimantan.
Peninjauan di Kalimantan tersebut juga dilakukan untuk memastikan upaya penanganan karhutla dapat berjalan dengan cepat, terpadu, dan efektif.
- Penulis :
- Shila Glorya



