HOME  ⁄  Nasional

BPBD Ciamis Salurkan 395 Ribu Liter Air Bersih, Kekeringan Berdampak pada 11.302 Jiwa

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

BPBD Ciamis Salurkan 395 Ribu Liter Air Bersih, Kekeringan Berdampak pada 11.302 Jiwa
Foto: Sejumlah petugas mendistribusikan air bersih untuk masyarakat yang terdampak kekeringan di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat (sumber: BPBD Ciamis)

Pantau - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, telah menyalurkan 395.000 liter air bersih kepada 11.302 jiwa yang terdampak kekeringan akibat musim kemarau.

Kekeringan selama periode Juli hingga Agustus 2026 tercatat melanda 22 desa yang tersebar di 15 kecamatan di Kabupaten Ciamis.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis Ani Supiani mengatakan, bantuan air bersih diberikan kepada ribuan warga yang mengalami kesulitan memperoleh air akibat mengeringnya sejumlah sumber air yang selama ini digunakan masyarakat.

"Sebanyak 11.302 jiwa dari 4.372 KK mendapatkan pelayanan pendistribusian air bersih," ungkap Ani.

Kekeringan Melanda 15 Kecamatan

Berdasarkan catatan BPBD Kabupaten Ciamis, sebanyak 15 kecamatan terdampak kekeringan selama musim kemarau 2026.

Wilayah tersebut meliputi Kecamatan Banjarsari, Banjaranyar, Ciamis, Cidolog, Panawangan, Lumbung, Pamarican, Cihaurbeuti, Jatinagara, Cimaragas, Purwadadi, Kawali, Cikoneng, Tambaksari, dan Cisaga.

Kecamatan Banjaranyar menjadi wilayah dengan kondisi kekeringan paling menonjol saat ini.

"Juara kekeringan saat ini berada di Kecamatan Banjaranyar. Ada Desa Banjaranyar, Cigayam, Cikaso, dan Kalijaya," kata Ani.

Empat desa tersebut mengalami dampak kekeringan seiring musim kemarau yang menyebabkan sumber air bersih masyarakat mengalami kekeringan.

Sebanyak 395 Ribu Liter Air Bersih Didistribusikan

BPBD Kabupaten Ciamis hingga saat ini telah mendistribusikan total 395.000 liter air bersih kepada masyarakat yang terdampak kekeringan.

Ratusan ribu liter air bersih tersebut disalurkan menggunakan kendaraan tangki menuju titik-titik yang mengalami kekeringan.

Distribusi air bersih tidak hanya dilakukan BPBD Kabupaten Ciamis, tetapi juga mendapat dukungan dari berbagai instansi dan sukarelawan.

Keterlibatan instansi dan sukarelawan dilakukan untuk mempermudah distribusi sehingga bantuan air bersih dapat menjangkau masyarakat di lokasi terdampak.

Ciamis Tetapkan Siaga Darurat Kekeringan

Pemerintah Kabupaten Ciamis telah menetapkan status siaga darurat kekeringan yang berlaku mulai 1 Juli hingga 30 September 2026 untuk menghadapi dampak musim kemarau.

Penetapan status tersebut menginstruksikan seluruh jajaran instansi terkait meningkatkan kesiapsiagaan dan melakukan mitigasi terhadap bencana kekeringan.

Seluruh pemangku kebijakan juga diinstruksikan meningkatkan koordinasi dan bergerak bersama di lapangan dalam menangani wilayah terdampak.

Penanganan diprioritaskan kepada masyarakat yang mengalami kesulitan mendapatkan air bersih akibat musim kemarau.

Penulis :
Leon Weldrick