HOME  ⁄  Nasional

Mentrans Iftitah Siap Resmikan Transmigrasi Lokal di Papua, Warga Antusias Setelah Sempat Menolak

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Mentrans Iftitah Siap Resmikan Transmigrasi Lokal di Papua, Warga Antusias Setelah Sempat Menolak
Foto: Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menjawab pertanyaan dari awak media, di Jakarta, Senin 24/8/2026 (sumber: ANTARA/Aji Cakti)

Pantau - Menteri Transmigrasi (Mentrans) Muhammad Iftitah Sulaiman Suryanagara menyatakan siap berangkat ke Papua untuk meresmikan program Transmigrasi Lokal setelah pembangunan rumah bagi masyarakat setempat rampung.

Iftitah menyebut masyarakat Papua bahkan belum bersedia menggunakan rumah yang telah selesai dibangun sebelum dirinya datang untuk meresmikan program tersebut.

"Insya Allah saya akan berangkat ke Papua untuk meresmikan Transmigrasi Lokal yang ada di sana dan ini juga sesuai dengan permintaan masyarakat Papua bahwa kami juga ingin diberdayakan. Karena rumahnya sudah jadi, tapi mereka mengatakan belum akan digunakan kalau Pak Mentrans belum datang," ungkap Iftitah.

Warga Sempat Menolak karena Trauma Program Masa Lalu

Iftitah menjelaskan program transmigrasi pada awalnya sempat mendapat penolakan karena sebagian masyarakat Papua masih memiliki trauma terhadap pelaksanaan transmigrasi pada masa lalu.

Kementerian Transmigrasi kemudian memberikan penjelasan kepada masyarakat mengenai konsep dan pelaksanaan program transmigrasi saat ini.

Menurut Iftitah, respons masyarakat berubah setelah memperoleh penjelasan dan mereka kemudian menerima program tersebut dengan antusias.

"Karena pada awalnya memang awalnya ada penolakan terkait dengan transmigrasi ketika kementerian ini dibentuk, karena mereka masih sedikit trauma dengan program transmigrasi di masa lalu. Tapi setelah kita jelaskan apa itu transmigrasi hari ini, mereka justru sangat bersukaria," kata Iftitah.

Iftitah juga mengungkapkan Gubernur Papua Pegunungan telah meminta bertemu dengannya untuk membahas pembukaan kawasan transmigrasi di wilayah tersebut.

Transmigrasi Lokal Fokus Berdayakan Masyarakat Papua

Pemerintah menegaskan program Transmigrasi Lokal di Papua diarahkan untuk mendukung dan memberdayakan masyarakat setempat agar tidak tersisih ketika terdapat masyarakat pendatang di suatu kawasan.

"Kita akan mendukung masyarakat Papua, memberdayakan masyarakat Papua. Oleh karena itu, kita tidak ingin ketika ada masyarakat pendatang hadir, masyarakat lokal yang tersisih oleh pendatang. Maka kita bentuk dengan program Transmigrasi Lokal tersebut," ujar Iftitah.

Transmigrasi Lokal atau Translok merupakan pendekatan pembangunan yang berfokus pada penguatan ekonomi dan infrastruktur masyarakat setempat tanpa mengharuskan mereka berpindah jauh.

Program Translok diarahkan untuk membangun kota baru yang berkembang dari desa sekaligus menciptakan pusat-pusat pertumbuhan baru.

Program tersebut juga ditujukan untuk mengurangi urbanisasi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui optimalisasi potensi lokal.

Pelaksanaan Translok dilakukan melalui sejumlah strategi, mulai dari pengembangan kawasan, revitalisasi infrastruktur, pemberdayaan ekonomi, kolaborasi multipihak, hingga integrasi dengan berbagai program nasional.

Melalui strategi tersebut, kawasan Translok diharapkan berkembang menjadi pusat pertumbuhan baru yang mandiri dan memiliki daya saing.

Transmigrasi Lokal merupakan salah satu dari lima program unggulan Kementerian Transmigrasi yang dirancang untuk mempercepat penyelesaian berbagai permasalahan di kawasan transmigrasi, meningkatkan kesejahteraan masyarakat transmigran, serta membangun kawasan ekonomi baru berdaya saing tinggi.

Penulis :
Leon Weldrick