HOME  ⁄  Nasional

Ahmad Muzani Harap Peserta LCC Empat Pilar Kelak Jadi Pemimpin dan Melantik Presiden

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Ahmad Muzani Harap Peserta LCC Empat Pilar Kelak Jadi Pemimpin dan Melantik Presiden
Foto: (Sumber :Ketua MPR RI, H. Ahmad Muzani, menyampaikan pesan kepada peserta Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional Tahun 2026 di Jakarta, Minggu (23/8/2026).)

Pantau - Ketua MPR RI Ahmad Muzani berharap peserta Grand Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2026 kelak menjadi pemimpin bangsa, mengisi kursi parlemen, dan menjalankan tugas konstitusional MPR, termasuk melantik Presiden dan Wakil Presiden.

Pesan tersebut disampaikan Muzani saat membuka Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2026 di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Minggu (23/8/2026).

Sebanyak 38 sekolah terbaik dari 38 provinsi menjadi finalis setelah melewati proses seleksi berjenjang mulai tingkat kabupaten atau kota hingga provinsi.

“Gedung ini adalah saksi sejarah bangsa. Di sinilah Presiden dan Wakil Presiden hasil pemilihan umum dilantik oleh MPR. Saya menaruh harapan besar, kelak di antara adik-adik peserta lomba inilah yang akan duduk di ruangan ini sebagai pimpinan atau anggota MPR yang melantik Presiden Republik Indonesia berikutnya,” ujar Ahmad Muzani.

LCC Diharapkan Cetak Calon Pemimpin Bangsa

Muzani mengatakan LCC Empat Pilar bukan sekadar kompetisi untuk mencari pelajar yang unggul menjawab pertanyaan mengenai kehidupan berbangsa dan bernegara.

Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya menanamkan nilai kebangsaan sekaligus mempersiapkan generasi muda sebagai calon pemimpin.

“Itulah intisari peran sebagai Duta Empat Pilar. Kami tidak sekadar ingin mencetak juara lomba, kami ingin mencetak kader pemimpin bangsa yang memahami konstitusi secara mendalam,” katanya.

Muzani menegaskan kemenangan tidak hanya diukur dari piala atau sertifikat, tetapi juga kemampuan peserta menerapkan kegotongroyongan, kebersamaan, toleransi, persatuan, dan kebinekaan di lingkungan masing-masing.

“Ketika tongkat estafet ini bergulir dari generasi kami kepada kalian, saudara sekalian telah memiliki pijakan kebangsaan yang kokoh. Oleh karena itu, teruslah membaca, belajar, berdiskusi, dan bertanya. Lomba ini akan berakhir, tetapi proses belajar tidak boleh berhenti demi menemukan kebenaran serta kebijaksanaan bersama,” sambungnya.

Peserta Diminta Bangun Jejaring Kebangsaan

Muzani mengapresiasi keberagaman peserta yang berasal dari SMA negeri, SMA swasta, madrasah aliyah, hingga sekolah berbasis keagamaan dari berbagai wilayah Indonesia.

Menurutnya, keberagaman latar belakang tersebut dapat menjadi kesempatan bagi peserta untuk membangun persahabatan dan jejaring kebangsaan.

“Jarak tempuh adik-adik ke ibu kota pun beragam. Ada yang dekat, namun banyak pula yang harus menempuh perjalanan darat, laut, dan udara berhari-hari. Pesan saya, buatlah grup jejaring komunikasi bersama seluruh peserta. Rawat tali silaturahmi ini sebagai satu keluarga besar Republik Indonesia,” paparnya.

Muzani mengatakan 732 kursi anggota MPR RI pada waktunya akan mengalami regenerasi sehingga terbuka bagi generasi muda yang memiliki kecerdasan dan karakter.

“Di tangan kalianlah estafet masa depan bangsa dititipkan. Ada 732 kursi anggota MPR yang pada saatnya akan mengalami regenerasi, dan kursi tersebut layak diisi oleh generasi cerdas dan berkarakter seperti kalian,” tandasnya.

Grand Final LCC Empat Pilar MPR RI Tingkat Nasional 2026 turut dihadiri Wakil Ketua MPR RI Eddy Soeparno, Menteri Kebudayaan Fadli Zon, Wakil Menteri Pemuda dan Olahraga Taufik Hidayat, serta sejumlah pejabat lainnya.

Sebanyak 38 sekolah finalis dijadwalkan memperebutkan gelar juara nasional dan kategori yel-yel terbaik dengan puncak final digelar pada Rabu (26/8/2026) di Gedung Nusantara IV, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta.

Penulis :
Ahmad Yusuf