HOME  ⁄  Nasional

Khofifah Menguatkan Pengungsi Gempa Manggarai Timur dan Siapkan Tambahan Lima Ton Beras

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Khofifah Menguatkan Pengungsi Gempa Manggarai Timur dan Siapkan Tambahan Lima Ton Beras
Foto: (Sumber :Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penguatan kepada warga terdampak gempa bumi di pengungsian Benteng Jawa, Kabupaten Manggarai Timur, NTT. ANTARA/HO-Biro Adpim Pemprov Jatim.)

Pantau - Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memberikan penguatan sekaligus memastikan dukungan kemanusiaan bagi warga terdampak gempa bumi yang mengungsi di Benteng Jawa, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur.

Khofifah mendatangi lokasi pengungsian untuk menyapa warga, melihat kondisi mereka, serta mendengarkan langsung kebutuhan para pengungsi, termasuk anak-anak, ibu-ibu, dan lanjut usia.

“Ibu-ibu harus kuat, semangat anak-anaknya. Mudah-mudahan anak-anak sukses, cucu-cucunya juga sukses, membahagiakan keluarga, daerah, bangsa dan negara,” kata Khofifah dalam keterangan yang diterima di Surabaya, Selasa, 25 Agustus 2026.

Khofifah Menyapa Anak-anak dan Warga di Pengungsian

Saat melihat sejumlah anak bermain ular tangga, Khofifah bergabung dan bermain bersama mereka sembari menanyakan aktivitas serta kebutuhan selama berada di pengungsian.

“Ayo siapa yang bisa bermain ular tangga? Ke sini kita bermain bersama,” kata dia.

Khofifah juga menanyakan kebutuhan perlengkapan sekolah yang diperlukan anak-anak ketika kegiatan belajar mengajar kembali berjalan normal.

“Kalau sudah waktunya masuk sekolah, anak-anak mungkin butuh tas dan sepatu. Tolong dikabarkan kepada saya. Nanti kita kirim tas dan sepatu untuk anak-anak sekolah di sini,” katanya.

Menurut Khofifah, anak-anak tetap membutuhkan ruang untuk bermain, belajar, dan memiliki harapan meski untuk sementara harus tinggal di lokasi pengungsian.

Khofifah kemudian berbincang dengan lansia dan ibu-ibu, termasuk mendengarkan cerita seorang warga yang rumahnya rusak akibat gempa sehingga keluarganya tidak lagi mempunyai tempat tinggal layak.

“Yang sakit mudah-mudahan segera sembuh. Ibu-ibu bisa segera bangkit, sehat, kuat, semangat,” katanya.

Pemprov Jatim Siapkan Tambahan Lima Ton Beras

Pemprov Jatim menindaklanjuti kebutuhan pangan pengungsi dengan menyiapkan tambahan lima ton beras yang dijadwalkan dikirim pada 26 Agustus 2026.

“Pak Camat tadi menyampaikan ada kebutuhan tambahan beras. Tanggal 26 nanti ada kapal ke sini, jadi Jatim insya allah akan menambah beras lima ton lagi,” katanya.

Sebelumnya, Pemprov Jatim telah menyalurkan bantuan kemanusiaan dan tanggung jawab sosial perusahaan senilai Rp2.285.687.700 dengan total berat 52,9 ton.

Bantuan tersebut mencakup pangan, obat-obatan, perlengkapan higiene, kebutuhan bayi dan anak, tenda, terpal, serta kompor.

Pemprov Jatim juga telah mengirim tujuh dokter dari RSUD Dr Soetomo ke RSUD Ruteng sejak 17 Agustus 2026 dan menambah dokter serta perawat pada 22 Agustus 2026.

Selain tenaga kesehatan, empat tenaga layanan dukungan psikososial disiapkan untuk mendampingi anak-anak terdampak gempa.

Sebelum meninggalkan pengungsian, Khofifah meminta warga tetap menjaga kesehatan dan semangat untuk bangkit setelah bencana.

“Pokoknya tetap sehat, kuat dan tetap semangat. Mudah-mudahan cepat bangkit semuanya. Ingat bahwa kita semua bersaudara, kalian tidak sendiri,” katanya.

Bupati Manggarai Timur Agas Andreas mengapresiasi perhatian dan bantuan yang diberikan Khofifah bersama Pemprov Jatim kepada masyarakat terdampak gempa.

“Terima kasih kepada Ibu Gubernur, perhatian yang Ibu berikan ini sangat berarti bagi kami, khususnya masyarakat Benteng Jawa yang sedang menghadapi musibah. Kedatangan Ibu, melihat langsung kondisi warga, berbicara dengan mereka, tentu menjadi kekuatan dan semangat bagi masyarakat kami,” katanya.

Penulis :
Ahmad Yusuf