
Pantau - Komunitas 98 Resolutions Network menyalurkan bantuan kemanusiaan berupa sembako dan uang tunai senilai hampir Rp1 miliar kepada masyarakat terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).
Bantuan tersebut dihimpun dari anggota 98 Resolutions Network sebagai bentuk kepedulian dan solidaritas terhadap masyarakat NTT yang terdampak bencana.
Salah satu anggota 98 Resolutions Network, David Herson, mengatakan aksi tersebut merupakan panggilan kemanusiaan sekaligus wujud persaudaraan kepada masyarakat yang sedang menghadapi musibah.
“Duka NTT adalah duka kita bersama. Ketika saudara-saudara kita mengalami musibah, kita tidak boleh tinggal diam. Kita harus hadir, bergandengan tangan, dan memberikan bantuan semampu kita,” katanya dalam keterangan yang diterima di Kupang, Selasa (25/8/2026).
Bantuan Ditujukan untuk Kebutuhan Korban
David menjelaskan nilai bantuan yang hampir mencapai Rp1 miliar merupakan hasil kebersamaan dan kepedulian anggota 98 Resolutions Network.
Menurut dia, besarnya nilai bantuan bukan menjadi satu-satunya ukuran dalam aksi kemanusiaan karena hal terpenting adalah memastikan bantuan diterima masyarakat yang membutuhkan dan memberikan manfaat nyata.
“Bantuan yang diberikan mungkin tidak dapat menghapus seluruh kesedihan yang dirasakan masyarakat terdampak, tetapi diharapkan mampu meringankan beban dan memberikan semangat kepada korban untuk kembali bangkit,” ujarnya.
Bantuan sembako diharapkan membantu memenuhi kebutuhan dasar masyarakat, sedangkan donasi uang dapat dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan mendesak selama proses pemulihan pascabencana.
“Bantuan ini mungkin tidak bisa menghapus seluruh kesedihan yang mereka rasakan, tetapi kami berharap dapat meringankan beban dan memberikan semangat agar mereka kembali bangkit,” ujarnya.
Solidaritas Diharapkan Menguatkan Korban Gempa
98 Resolutions Network berharap bantuan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam mendukung masyarakat NTT melewati masa tanggap darurat dan pemulihan akibat gempa bumi.
Selain memberikan bantuan materi, aksi kemanusiaan itu diharapkan dapat memberikan penguatan moral kepada masyarakat terdampak bahwa mereka tidak sendiri dalam menghadapi bencana.
“Ketika masyarakat di satu daerah mengalami musibah, masyarakat dari daerah lain pun memiliki tanggung jawab moral untuk hadir, memberikan dukungan, dan membantu sesuai dengan kemampuan yang dimiliki,” kata David.
David menegaskan semangat gotong royong, persaudaraan, dan kemanusiaan perlu terus dijaga untuk membantu masyarakat terdampak bencana bangkit dan menata kembali kehidupannya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



