HOME  ⁄  Nasional

Komisi IX DPR Mendorong Insentif bagi Tenaga Kesehatan yang Tetap Bertugas di Lokasi Bencana

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Komisi IX DPR Mendorong Insentif bagi Tenaga Kesehatan yang Tetap Bertugas di Lokasi Bencana
Foto: (Sumber :Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh. ANTARA/Ogen.)

Pantau - Komisi IX DPR RI mendorong pemerintah memberikan insentif kepada tenaga kesehatan yang menjadi korban bencana tetapi tetap menjalankan pelayanan kesehatan, termasuk para tenaga kesehatan terdampak gempa bumi di Nusa Tenggara Timur (NTT).

Wakil Ketua Komisi IX DPR RI Nihayatul Wafiroh mengatakan insentif tersebut bukan sekadar dukungan finansial, melainkan bentuk penghargaan atas dedikasi tenaga kesehatan yang tetap bertugas dalam kondisi sulit.

"Saya kira insentif buat para nakes yang menjadi korban gempa ini penting dan harus diperjuangkan. Mereka, di satu sisi, harus tetap melayani; di sisi yang lain, juga menjadi korban," kata Ninik, sapaan akrab Nihayatul Wafiroh.

Komisi IX Minta Tambahan Perawat Cegah Kelelahan

Ninik meminta pemerintah tidak hanya berfokus mendatangkan dokter spesialis ke lokasi bencana karena tambahan tenaga perawat juga dibutuhkan.

"Bantuan tenaga medis jangan hanya untuk dokter spesialis, tetapi juga untuk perawat. Bisa mengambil dari poltekes yang ada agar perawat di tempat bencana memiliki waktu untuk beristirahat dan tidak mengalami burnout," kata Ninik.

Menurut dia, tambahan tenaga perawat semakin penting karena sebagian tenaga kesehatan yang masih memberikan pelayanan juga menjadi korban gempa.

Komisi IX DPR juga meminta pemerintah daerah segera mendata rumah tenaga medis dan tenaga kesehatan yang rusak akibat bencana.

"Pemerintah daerah harus segera mendata rumah tenaga kesehatan dan tenaga medis yang rusak karena bencana agar bisa segera mendapatkan bantuan perbaikan dari pemerintah pusat," ujar Ninik.

Komisi IX Tinjau Fasilitas Kesehatan Pascagempa NTT

Ninik bersama sejumlah pimpinan dan anggota Komisi IX DPR RI sebelumnya meninjau langsung kondisi fasilitas kesehatan di Kabupaten Manggarai, NTT, setelah wilayah tersebut dilanda gempa bumi bermagnitudo 7,7 pada Sabtu (15/8/2026).

Rombongan memeriksa sejumlah fasilitas pelayanan kesehatan, mulai dari rumah sakit, puskesmas, hingga puskesmas pembantu.

Kunjungan Komisi IX DPR tersebut berlangsung pada 21-22 Agustus 2026 untuk melihat langsung kondisi pelayanan kesehatan setelah bencana.

Rombongan Komisi IX DPR juga membawa bantuan yang seluruhnya berasal dari dana bantuan pribadi anggota komisi tersebut.

Penulis :
Ahmad Yusuf