HOME  ⁄  Nasional

Progres Extended Concourse Bundaran HI Capai 24 Persen, Ditargetkan Rampung saat HUT ke-500 Jakarta

Oleh Leon Weldrick
SHARE   :

Progres Extended Concourse Bundaran HI Capai 24 Persen, Ditargetkan Rampung saat HUT ke-500 Jakarta
Foto: Rancangan pembangunan Extended Concourse yang dibangun di bawah kawasan Bundaran HI, Jakarta (sumber: ITJ)

Pantau - Progres pembangunan ruang multifungsi bawah tanah atau extended concourse di kawasan Bundaran HI, Jakarta, telah mencapai 24 persen hingga Agustus 2026 dan ditargetkan selesai pada Juni 2027 bertepatan dengan momentum peringatan HUT ke-500 DKI Jakarta.

Proyek seluas sekitar 4.439 meter persegi tersebut dikerjakan PT MRT Jakarta (Perseroda) melalui anak usahanya, PT Integrasi Transit Jakarta (ITJ), dengan nilai investasi sebesar Rp148,2 miliar.

Direktur Utama PT ITJ Ferdiansyah Roestam mengatakan proyek tersebut diharapkan menjadi salah satu hadiah dalam peringatan lima abad Jakarta.

"Targetnya ini menjadi hadiah lima abad Jakarta dan akan diresmikan saat perayaan HUT Jakarta," kata Ferdiansyah di Jakarta, Selasa.

Pembangunan di Kedalaman 18 Meter Hadapi Tantangan

Ferdiansyah mengatakan pembangunan Extended Concourse memiliki tantangan tersendiri karena menjadi proyek ruang bawah tanah pertama seperti itu yang dikerjakan di Indonesia.

Belum adanya proyek serupa di Indonesia membuat pengembang tidak memiliki contoh yang dapat langsung diduplikasi dalam proses pembangunan.

Salah satu tantangannya adalah mempelajari secara terperinci kondisi gedung-gedung di sekitar Bundaran HI serta memetakan kabel dan berbagai infrastruktur lainnya di bawah tanah.

"Kami harus membaca peta pembangunan gedung-gedung di kawasan Bundaran HI dan juga membaca peta kabel bawah tanah dan sejumlah hal lainnya," kata Ferdiansyah.

Ruang multifungsi tersebut dibangun pada kedalaman sekitar 18 meter di bawah jalan kawasan Bundaran HI.

Apabila proyek Bundaran HI berhasil, konsep extended concourse berpeluang diterapkan di lokasi lain di Jakarta.

Hubungkan MRT, Transjakarta, dan Gedung Sekitar

Extended Concourse nantinya memiliki dua muara utama yang terhubung langsung dengan sejumlah bangunan di kawasan Bundaran HI.

Muara pertama direncanakan terhubung langsung dengan Plaza Indonesia dan Grand Hyatt, sedangkan muara kedua tersambung dengan Wisma Nusantara dan Hotel Pullman.

Ruang bawah tanah tersebut juga dirancang terintegrasi dengan Halte Transjakarta Bundaran HI melalui fasilitas lift.

Integrasi itu memungkinkan pengguna Transjakarta mengakses extended concourse secara langsung sebelum terhubung dengan Stasiun MRT Jakarta.

"Jadi nanti pengguna Transjakarta dapat mengakses extended concourse secara langsung dan terhubung dengan Stasiun MRT Jakarta," kata Ferdiansyah.

Selain menjadi fasilitas transit, Extended Concourse diproyeksikan sebagai ruang temu baru sekaligus alternatif penyeberangan bagi masyarakat dari sisi timur menuju sisi barat Bundaran HI maupun sebaliknya.

"Extended Concourse ini juga menjadi solusi penyeberangan masyarakat dari sisi timur menuju barat maupun sebaliknya. Masyarakat juga dapat menikmati kawasan ini sebagai wadah transit yang tentunya menggerakkan ekonomi," kata Ferdiansyah.

Diproyeksikan Tambah 6.000 Pengunjung

Keberadaan ruang transit dan meningkatnya aktivitas masyarakat diharapkan turut mendorong pergerakan ekonomi di kawasan Bundaran HI.

PT ITJ memperkirakan jumlah pengunjung dapat bertambah hingga sekitar 6.000 orang setelah ruang multifungsi bawah tanah tersebut selesai dibangun.

Proyek tersebut juga diharapkan semakin menghidupkan pengembangan kawasan berorientasi transit atau Transit Oriented Development (TOD) Bundaran HI.

Selain memperkuat integrasi MRT Jakarta dan Transjakarta, proyek diarahkan untuk meningkatkan konektivitas dengan gedung-gedung di kawasan pusat bisnis Jakarta.

"Kami berharap dapat meningkatkan kenyamanan pengguna transportasi publik sekaligus memperkuat konektivitas kawasan pusat bisnis Jakarta," kata Ferdiansyah.

Dengan progres mencapai 24 persen pada Agustus 2026, pembangunan Extended Concourse ditargetkan rampung pada Juni 2027 sehingga dapat diresmikan dalam momentum HUT ke-500 DKI Jakarta.

Penulis :
Leon Weldrick