
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, akan merekonstruksi rumah adat Sade yang terdampak kebakaran berdasarkan kesepakatan masyarakat untuk mempertahankan nilai adat dan budaya kawasan wisata tersebut.
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan tokoh masyarakat Sade akan dilibatkan dalam menentukan bentuk dan jenis rumah adat yang dibangun kembali.
"Terkait bentuk dan jenis rumah adat yang akan dibangun, kami tetap melibatkan tokoh masyarakat Sade melalui forum diskusi kelompok terarah (Focus Group Discussion/FGD) ke depan," kata Lalu Pathul Bahri setelah rapat koordinasi di posko penanganan bencana di Lombok Tengah, Rabu, 26 Agustus 2026.
Rekonstruksi Dibahas Bersama Tokoh Masyarakat
Pemerintah daerah memilih melibatkan masyarakat agar pembangunan kembali kawasan Sade tetap mempertahankan karakter adat dan budaya setempat.
“Untuk bentuk dan jenis rumah yang akan dibangun nanti akan dibahas bersama para tokoh masyarakat Sade. Jadi keputusan diambil bersama,” katanya.
Pemkab Lombok Tengah juga masih melakukan pendataan dan verifikasi jumlah rumah adat yang terbakar sebagai dasar menentukan penanganan selanjutnya.
“Rumah adat yang habis terbakar itu semuanya ada sekitar 75 rumah. Tetapi setelah dilakukan verifikasi kembali jumlahnya bisa berubah. Data itu masih akan divalidasi kembali,” katanya.
Selain rumah adat, pemerintah daerah mendata fasilitas umum yang terdampak kebakaran, termasuk tempat ibadah dan fasilitas lain di kawasan tersebut.
Lalu Pathul Bahri mengatakan penanganan pascakebakaran tidak hanya diarahkan pada pembangunan fisik, tetapi juga keberlangsungan budaya masyarakat Sade sebagai salah satu destinasi wisata unggulan Lombok Tengah dan NTB.
"Pemerintah daerah juga berharap kejadian serupa tidak kembali terjadi. Mitigasi dan antisipasi akan menjadi bagian penting dalam penataan kembali kawasan adat tersebut agar tetap aman bagi masyarakat dan wisatawan," katanya.
Kerugian akibat kebakaran tersebut diperkirakan mencapai puluhan miliar rupiah.
"Kerugian dampak bencana kebakaran itu sekitar Rp34 miliar," katanya.
Pemprov NTB Prioritaskan Pemulihan Warga
Gubernur NTB Lalu Muhammad Iqbal mengatakan penanganan pascakebakaran saat ini lebih difokuskan kepada masyarakat terdampak, sementara desain rekonstruksi menunggu kesepakatan bersama.
"Kami fokus kepada pemulihan warga," katanya.
Biaya yang dibutuhkan untuk rekonstruksi rumah adat Sade belum diputuskan, tetapi pemerintah daerah berkomitmen membangun kembali ikon budaya tersebut sesuai bentuk sebelumnya.
"Rekonstruksi tetap dilaksanakan, namun harus disepakati dulu arah rekonstruksi dan itu yang sedang dilakukan pembahasan," katanya.
- Penulis :
- Aditya Yohan



