HOME  ⁄  Nasional

Menteri PPPA Menyalurkan Bantuan untuk Perempuan dan Anak Terdampak Gempa NTT

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Menteri PPPA Menyalurkan Bantuan untuk Perempuan dan Anak Terdampak Gempa NTT
Foto: (Sumber :Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Arifah Fauzi (empat kanan) menyerahkan bantuan kebutuhan spesifik perempuan dan anak secara simbolis kepada Kepala Dinas PPPA Kabupaten Manggarai Timur Pranata Kristiani Agas (dua kanan) dan Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit (kanan) di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur, Rabu (26/8/2026). ANTARA/Anita Permata Dewi.)

Pantau - Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Arifah Fauzi menyerahkan bantuan kebutuhan spesifik bagi perempuan dan anak terdampak gempa di Kabupaten Manggarai dan Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur (NTT), Rabu, 26 Agustus 2026.

Bantuan tersebut diberikan setelah Kementerian PPPA berkoordinasi dengan Dinas PPPA Provinsi NTT dan tujuh kabupaten untuk memetakan kondisi serta kebutuhan masyarakat terdampak gempa.

“Kami atas nama Kementerian PPPA dengan seluruh mitra turut berempati atas kondisi saat ini dan inilah yang sementara ini bisa kami lakukan. Mohon maaf karena baru dapat hadir langsung di NTT. Namun, kami memastikan dukungan akan terus diberikan secara bertahap sesuai kebutuhan masyarakat di lapangan,” kata Menteri PPPA Arifah Fauzi.

Hasil pendataan kemudian menjadi dasar bagi Kementerian PPPA untuk mengajak sejumlah organisasi mitra memberikan bantuan, khususnya kepada perempuan dan anak.

Bantuan Terkumpul Mencapai 30 Ton

Bantuan yang berhasil dihimpun mencapai sekitar 30 ton, tetapi baru sebagian yang dapat dibawa ke NTT karena keterbatasan transportasi.

Bantuan difokuskan pada kebutuhan spesifik perempuan dan anak, antara lain pakaian tidur, pembalut, popok, susu, makanan bayi, biskuit, dan bubur bayi.

“Yang sudah terkumpul sekitar 30 ton tetapi karena keterbatasan transportasi, yang kami bawa baru sebagian. Jadi nanti mohon ini dikoordinasikan akan dialokasikan kemana saja yang membutuhkan agar kami lebih fokus kepada kebutuhan spesifik untuk perempuan dan anak,” kata Menteri Arifatul Choiri Fauzi.

Bupati Manggarai Herybertus Geradus Laju Nabit mengatakan kehadiran Menteri PPPA turut memberikan penguatan kepada masyarakat terdampak bencana di NTT.

“Terima kasih banyak memberi penguatan kepada kami, terlepas dari apapun yang Bapak Ibu akan bawa kepada kami, tapi hari ini kehadiran saja lebih dari cukup untuk masyarakat kami,” kata Herybertus.

Pengungsi di Manggarai Timur Mencapai 31.657 Jiwa

Kepala Dinas PPPA Kabupaten Manggarai Timur Pranata Kristiani Agas melaporkan jumlah pengungsi hingga Senin, 24 Agustus 2026 malam mencapai 31.657 jiwa.

Para pengungsi tersebar di tiga posko BPBD dan 661 posko mandiri di Kabupaten Manggarai Timur.

Sebanyak 34 orang dilaporkan meninggal dunia dengan mayoritas korban merupakan anak-anak dan perempuan.

Kelompok rentan yang terdampak terdiri atas 12.725 perempuan, 6.972 anak-anak, 19 penyandang disabilitas, dan 1.635 lanjut usia.

“Kami komitmen untuk mulai masuk di kelompok-kelompok rentan dan tentunya sekali lagi keterbatasan yang ada di Pemerintah Daerah Kabupaten Manggarai Timur kami membutuhkan dukungan Bapak Ibu sekalian. Untuk dignity set dan kids set ini yang masih menjadi perhatian kami,” kata Kristiani.

Penulis :
Ahmad Yusuf