
Pantau - Presiden Prabowo Subianto menerima laporan bahwa bantuan sebesar Rp20 miliar untuk setiap kabupaten terdampak bencana di Nusa Tenggara Timur (NTT) telah disalurkan dan diterima pemerintah daerah.
Laporan tersebut disampaikan dalam rapat koordinasi penanganan pascagempa di posko pengungsian Markas Batalyon Teritorial Pembangunan (Yon TP) 834/Wakanga Mere, Desa Tonggurambang, Mbay, Kabupaten Nagekeo, NTT, Rabu.
Dalam rapat itu, Prabowo menanyakan langsung kepada Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Suharyanto mengenai status penyaluran bantuan kepada kabupaten terdampak gempa.
"Itu bantuan yang Rp20 miliar tiap kabupaten yang terdampak sudah sampai?" kata Presiden.
Suharyanto memastikan bantuan tersebut telah sampai dan diterima pemerintah daerah.
BNPB juga telah menyampaikan informasi mengenai penggunaan bantuan tersebut kepada masing-masing bupati yang menerimanya.
"Sudah sampai. Kami juga sudah sampaikan ke Pak Bupati, bantuan itu tidak boleh digunakan hal yang lain kecuali untuk menangani bencana," ujar Suharyanto.
Seluruh Kabupaten di Flores Dapat Rp20 Miliar
Pada kesempatan yang sama, Gubernur NTT Melki Laka Lena menjelaskan bantuan diberikan kepada seluruh kabupaten di Pulau Flores dengan nilai masing-masing Rp20 miliar.
Pemerintah Provinsi NTT juga menerima bantuan sebesar Rp40 miliar untuk mendukung penanganan bencana.
"Pak Presiden kami sudah mendapatkan bantuan. Semua kabupaten di Pulau Flores ini mendapatkan Rp20 miliar dan Provinsi Rp40 miliar," ujar Melki.
Menurut Melki, bantuan tersebut sangat membantu pemerintah daerah dalam memperkuat penanganan bencana sekaligus memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat di pengungsian.
Melki juga mengapresiasi bantuan yang diberikan kepada Kabupaten Flores Timur meskipun wilayah tersebut tidak termasuk daerah terdampak gempa.
Bantuan kepada Flores Timur diberikan karena wilayah itu masih menghadapi dampak erupsi Gunung Lewotobi yang menurut Melki telah berlangsung kurang lebih dua tahun.
"Karena dia juga dapat karena dia kena yang Lewatobi itu Pak Presiden. Erupsi Gunung Lewatobi sudah dua tahun dan ucapkan terima kasih khusus karena tidak termasuk tapi juga mendapatkan," ucapnya.
Pemprov NTT Libatkan Toko dan Kios Penuhi Kebutuhan Pengungsi
Selain mengandalkan bantuan pemerintah pusat, Pemprov NTT turut mengerahkan dukungan masyarakat dan pelaku usaha untuk membantu penanganan warga terdampak bencana.
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat di wilayah terdampak tetap terpenuhi selama penanganan bencana berlangsung.
Pemerintah daerah meminta toko dan kios di wilayah terdampak ikut menyediakan berbagai kebutuhan masyarakat, mulai dari makanan, minuman, selimut, hingga matras.
Biaya penyediaan kebutuhan melalui toko dan kios tersebut nantinya akan ditanggung pemerintah daerah.
"Pokoknya jangan sampai ada yang tidak bisa makan atau minum atau tidak punya selimut ataupun matras," kata Melki.
- Penulis :
- Arian Mesa



