
Pantau - Kepala Badan Kepegawaian Negara (BKN) Zudan Arif Fakrulloh mengatakan manajemen talenta memberikan ruang bagi pemerintah daerah untuk mengidentifikasi, mengembangkan, dan menempatkan aparatur sipil negara (ASN) berdasarkan potensi serta kompetensinya.
Manajemen talenta ASN menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun birokrasi yang mampu menjawab berbagai tantangan pemerintahan saat ini.
Zudan menyampaikan hal tersebut dalam keterangannya di Makassar, Sulawesi Selatan, Rabu (26/8/2026).
BKN Dorong Pendekatan Baru dalam Pengelolaan ASN
Menurut Zudan, penyelesaian berbagai persoalan pemerintahan saat ini membutuhkan pendekatan baru dan tidak dapat hanya mengandalkan metode pengelolaan birokrasi pada masa lalu.
"Kita tidak bisa menyelesaikan masalah-masalah saat ini dengan pendekatan masa lalu," ujarnya.
Karena itu, pendekatan dalam pengelolaan ASN perlu terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kebutuhan pemerintahan.
Pengembangan tersebut diperlukan agar potensi dan kompetensi setiap ASN dapat dipetakan dengan lebih baik.
Hasil pemetaan selanjutnya dapat digunakan untuk mengembangkan kemampuan serta menempatkan ASN secara optimal berdasarkan potensi dan kompetensi masing-masing.
Sementara itu, Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman mengatakan Sulawesi Selatan menjadi salah satu daerah yang progresif dalam pembangunan manajemen talenta ASN.
Sebanyak 13 instansi pemerintah daerah kabupaten/kota di Sulawesi Selatan telah memperoleh persetujuan untuk menerapkan manajemen talenta.
Pada Ekspose Tahap II 2026, sebanyak 11 pemerintah kabupaten/kota lainnya kembali mengikuti proses penilaian dan ekspose penerapan manajemen talenta ASN.
Seluruh Pemda di Sulsel Tuntaskan Ekspose Manajemen Talenta
Kepala Kantor Regional IV BKN Makassar Nanang Subandi menyampaikan bahwa seluruh 25 instansi pemerintah daerah di Provinsi Sulawesi Selatan telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.
Capaian tersebut mencakup instansi pemerintah daerah di lingkungan Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan serta pemerintah kabupaten/kota di provinsi tersebut.
Dengan capaian itu, Sulawesi Selatan menjadi provinsi pertama di wilayah kerja Kantor Regional IV BKN Makassar yang seluruh instansi pemerintah daerahnya telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta.
Sulawesi Selatan juga disebut menjadi wilayah pertama di luar Pulau Jawa yang seluruh kabupaten/kotanya telah melaksanakan ekspose pembangunan manajemen talenta ASN.
Penerapan manajemen talenta tersebut diarahkan untuk membantu pemerintah daerah memetakan potensi ASN, mengembangkan kompetensi aparatur, dan menempatkan pegawai sesuai kemampuan yang dimiliki sehingga pengelolaan birokrasi dapat berjalan lebih optimal.
- Penulis :
- Leon Weldrick



