
Pantau - Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah mengerahkan ribuan aparatur sipil negara (ASN) bersama personel TNI dan Polri untuk menangani material sisa kebakaran yang menghanguskan Kampung Adat Sade di Desa Rambitan, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat, Rabu (26/8/2026).
Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri mengatakan gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya pemulihan kawasan dan membantu masyarakat terdampak kebakaran.
"Gotong royong ini untuk mendukung proses pemulihan Rumah Adat Sade," kata Lalu Pathul Bahri saat menghadiri kegiatan tersebut.
Keterlibatan ribuan ASN, TNI, dan Polri juga disebut sebagai bentuk komitmen berbagai pihak dalam mempercepat penanganan pascakebakaran.
"Ini bentuk sinergitas semua pihak untuk hadir membantu masyarakat yang terdampak bencana," katanya.
Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Lombok Tengah Lalu Sarkin mengatakan material yang dibersihkan meliputi arang hingga pecahan berbagai peralatan dapur.
"Intinya sampah yang dibersihkan ini sisa dari kebakaran," katanya.
Sebanyak lima armada pengangkut sampah disiagakan dalam kegiatan tersebut, sedangkan empat truk tangki air dikerahkan untuk penyiraman dengan dukungan PDAM, Dinas Damkartan, BPBD, dan pihak terkait lainnya.
"Sampah yang dibersihkan ini langsung dibawa ke tempat pembuangan akhir (TPA), karena tidak bisa dipilah, ada beling atau pecahan piring maupun gelas," katanya.
Kebakaran melanda Kampung Adat Sade pada Sabtu (22/8/2026) dan menghanguskan sejumlah bangunan di kawasan yang dikenal sebagai salah satu ikon wisata budaya Lombok tersebut.
Tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu, tetapi sejumlah barang berharga milik warga seperti kain tenun, telepon seluler, emas, dan perabotan rumah tangga ikut terbakar.
Berdasarkan data sementara, sebanyak 75 unit rumah adat serta 69 bangunan rumah dan toko seni terbakar, sedangkan jumlah warga terdampak mencapai 320 jiwa.
Pemerintah daerah bersama instansi terkait masih menjalankan penanganan dan pemulihan bagi warga serta kawasan Kampung Adat Sade yang terdampak kebakaran.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



