
Pantau - Polda Nusa Tenggara Timur (NTT) menetapkan tiga anggota DPRD Kabupaten Timor Tengah Utara (TTU) sebagai tersangka dalam perkara dugaan penganiayaan dan pengancaman terhadap dokter Eliza Princila Ututi Pakaenoni atau dokter Icha.
Direktur Reserse Kriminal Umum Polda NTT Kombes Pol. Ricardo Condrat Yusuf mengatakan penetapan tersangka dilakukan setelah penyidik menggelar perkara terkait kasus tersebut.
Dari empat orang yang sebelumnya berstatus terlapor, penyidik meningkatkan status tiga orang menjadi tersangka.
"Sudah digelar perkara dan sepakat tiga dari empat terlapor naik jadi tersangka," kata Ricardo.
Identitas Tersangka Disebut dalam Pemberitahuan Penyidikan
Polda NTT belum menjelaskan secara terperinci konstruksi perkara maupun pasal yang disangkakan kepada tiga tersangka tersebut.
Ricardo juga belum mengungkap secara resmi identitas tiga anggota DPRD TTU yang telah ditetapkan sebagai tersangka.
Kepolisian belum menjelaskan alasan satu dari empat terlapor tidak ditingkatkan statusnya menjadi tersangka berdasarkan hasil gelar perkara.
Ricardo memastikan penyidik akan mengumumkan secara resmi perkembangan penanganan perkara tersebut dalam beberapa hari ke depan.
Sementara itu, kuasa hukum keluarga dokter Icha, Victor Manbait, mengatakan pihak keluarga telah menerima pemberitahuan perkembangan penyidikan terkait perkara tersebut.
Menurut Victor, berdasarkan pemberitahuan yang diterima keluarga, tiga anggota DPRD TTU yang ditetapkan sebagai tersangka adalah Thernsius Lasakar, Nubertuss Tubani, dan Veronika Lake.
Victor menyebut informasi penetapan tersangka itu tercantum dalam Surat Pemberitahuan Perkembangan Penyidikan Nomor B/516/VII/2026/Ditreskrimum.
Surat pemberitahuan perkembangan penyidikan tersebut diterima Gabriel Pakaenoni, ayah dokter Icha.
Kasus Berawal dari Dugaan Intimidasi saat Tangani Pasien
Kasus tersebut berawal dari dugaan intimidasi yang dialami dokter Icha dari sejumlah anggota DPRD TTU ketika sedang menangani seorang pasien dalam kondisi darurat.
Pasien yang saat itu ditangani dokter Icha disebut merupakan anggota keluarga dari salah satu anggota DPRD TTU.
Setelah peristiwa dugaan intimidasi tersebut, dokter Icha kemudian ditemukan meninggal dunia di rumahnya.
Sebelum meninggal dunia, dokter Icha disebut telah melaporkan dugaan intimidasi yang dialaminya kepada DPRD TTU.
Namun, berdasarkan pemberitaan sebelumnya, laporan dugaan intimidasi tersebut tidak mendapatkan tanggapan dari DPRD TTU.
- Penulis :
- Leon Weldrick



