
Pantau - Satuan Brimob Polda Jambi bersama TNI, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Pengamanan Hutan (Pamhut) mengintensifkan patroli terpadu di sejumlah wilayah rawan untuk mencegah kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Provinsi Jambi.
Kabid Humas Polda Jambi Kombes Pol Erlan Munaji mengatakan kegiatan tersebut mencakup patroli, pemeriksaan lapangan, sosialisasi kepada masyarakat, hingga pemadaman ketika ditemukan titik api.
"Upaya ini dilakukan melalui patroli, cek lapangan, sosialisasi, hingga pemadaman titik api bila terjadi kebakaran," kata Erlan di Jambi, Kamis (27/8/2026).
Tim Gabungan Sisir Sejumlah Posko Karhutla
Personel Satuan Brimob Polda Jambi dan Satgas Karhutla menyisir sejumlah posko di Kabupaten Batang Hari, Tanjung Jabung Barat, dan Tanjung Jabung Timur.
Petugas di Posko 6 Sridadi Tahura Batang Hari menggelar apel gabungan sebelum melakukan patroli dan memberikan edukasi kepada masyarakat agar tidak membakar lahan secara sembarangan.
Personel di Posko 7 Desa Pompa Air, Batang Hari, melakukan pemadaman dan pendinginan untuk memastikan tidak terdapat titik panas yang tersisa.
Patroli juga dilakukan di Posko 59 Desa Suban, Tanjung Jabung Barat, dengan memberikan edukasi kepada masyarakat sebagai langkah pencegahan dini karhutla.
Petugas di Posko 71 Berbak, Tanjung Jabung Timur, mengecek lokasi sekaligus melakukan pendinginan lahan warga di Desa Rawasari hingga dinyatakan aman.
Pencegahan Karhutla Jadi Prioritas
Erlan menegaskan patroli terpadu menjadi bentuk komitmen lintas instansi untuk mengantisipasi munculnya karhutla sejak dini di Provinsi Jambi.
"Pencegahan langkah utama. Kami mengimbau masyarakat tidak membakar lahan dan segera melapor jika menemukan titik api," kata Erlan.
Patroli terpadu tersebut juga menjadi bagian dari upaya memastikan titik api yang ditemukan dapat segera ditangani sebelum kebakaran meluas ke kawasan lainnya.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf



