
Pantau - Sekitar 6.000 pengemudi ojek online (ojol) dari berbagai wilayah Jabodetabek mengikuti Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas bersama Korlantas Polri di Pusdiklantas Polri, Tangerang Selatan, Banten, Kamis.
Ketua Umum Asosiasi Ojol Nusantara (AON) Dianton mengatakan ribuan peserta berasal dari berbagai perusahaan aplikasi transportasi daring, mulai dari Grab, Gojek, Shopee, Maxim, inDrive, hingga aplikasi lainnya.
“Kalau total hari ini 6.000 teman ojol, terdiri atas beberapa aplikasi, baik itu Grab, Gojek, Shopee, Maxim dan lain sebagainya,” ujar Dianton saat ditemui setelah kegiatan di Pusdiklantas Polri, Kamis.
Para peserta berasal dari sejumlah wilayah di Jabodetabek, termasuk Jakarta Selatan, Jakarta Barat, Jakarta Utara, Jakarta Pusat, Bogor, Tangerang Selatan, serta wilayah lainnya.
Ribuan Ojol Belajar Keselamatan Berkendara
Dianton menjelaskan Gebyar Keselamatan Berlalu Lintas telah dipersiapkan sejak jauh-jauh hari sebagai bagian dari rangkaian menuju peringatan Hari Keselamatan Berlalu Lintas.
Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi para pengemudi ojol untuk meningkatkan pemahaman mengenai keselamatan berkendara sekaligus mempererat silaturahmi antar-komunitas.
Selain menjadi ajang silaturahmi, kegiatan tersebut diisi dengan berbagai materi mengenai keselamatan berkendara atau safety riding.
Para pengemudi ojol juga mendapatkan pengetahuan mengenai cara menangani kejadian kecelakaan lalu lintas.
“Hari ini kami kumpul di sini bersama teman-teman untuk berbagi ilmu dengan pihak kepolisian, tentunya lalu lintas, untuk belajar tentang bagaimana safety riding yang benar, kemudian cara menangani ketika berkecelakaan di lalu lintas,” kata Dianton.
Dianton berharap ribuan pengemudi yang mengikuti kegiatan tersebut dapat membawa pulang pengetahuan dan pengalaman yang bermanfaat untuk diterapkan ketika menjalankan aktivitas sehari-hari di jalan raya.
Menurut Dianton, komunitas ojol mempunyai peran penting dalam mendukung terciptanya budaya keselamatan berlalu lintas di masyarakat.
“Acara hari ini adalah bentuk bahwa Asosiasi Ojol Nusantara dan teman-teman yang hadir di sini adalah bagian utama dari pelopor lalu lintas,” ujarnya.
Kakorlantas Ajak Masyarakat Bangun Budaya Keselamatan
Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Wibowo turut mengajak seluruh elemen masyarakat menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk memperkuat komitmen bersama terhadap keselamatan di jalan.
Wibowo menekankan keselamatan berlalu lintas harus dimulai dari berbagai hal sederhana dan tidak boleh dianggap remeh.
“Perjalanan yang baik bukanlah perjalanan yang cepat sampai ke rumah, tetapi perjalanan yang membawakan kita sampai ke tempat tujuan dengan selamat,” katanya.
Kakorlantas juga mengajak keluarga, pelajar, mahasiswa, pengemudi, serta seluruh lapisan masyarakat bersama-sama membangun budaya keselamatan berlalu lintas.
Menurut Wibowo, upaya menciptakan keselamatan lalu lintas harus dimulai dari masing-masing individu, kemudian keluarga dan lingkungan sekitar.
“Keselamatan lalu lintas dimulai dari diri sendiri, dari keluarga, dari lingkungan kita, dan harus dimulai dari hari ini,” tuturnya.
- Penulis :
- Arian Mesa




