HOME  ⁄  Nasional

Pemkot Samarinda Distribusikan 687.755 LKPD Gratis untuk 90.456 Siswa SD dan SMP Negeri

Oleh Shila Glorya
SHARE   :

Pemkot Samarinda Distribusikan 687.755 LKPD Gratis untuk 90.456 Siswa SD dan SMP Negeri
Foto: Penyerahan simbolis buku LKPD kepada peerwakilan 10 SD Negeri di Samarinda (sumber: Diskominfo Samarinda)

Pantau - Pemerintah Kota Samarinda, Kalimantan Timur, mendistribusikan 687.755 eksemplar Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) secara gratis senilai sekitar Rp16,6 miliar kepada 90.456 siswa SD dan SMP negeri untuk mendukung pembelajaran tahun ajaran 2026/2027.

Program yang anggarannya bersumber dari APBD Kota Samarinda tahun anggaran 2026 tersebut menyasar peserta didik di 215 sekolah negeri di Kota Samarinda.

Sekretaris Daerah Kota Samarinda Neneng Chamelia Shanti menegaskan program LKPD gratis merupakan bentuk kehadiran pemerintah dalam mendukung kebutuhan masyarakat di bidang pendidikan.

Pemerintah Kota Samarinda ingin memastikan seluruh siswa memperoleh hak pendidikan yang setara tanpa terbebani biaya operasional untuk mendapatkan LKPD.

Pemkot Minta LKPD Dimanfaatkan Secara Efektif

Neneng menekankan keberhasilan pendidikan tidak hanya ditentukan oleh keberadaan buku, tetapi juga bergantung pada cara guru dan siswa memanfaatkannya dalam proses pembelajaran.

Dalam penyerahan simbolis di Aula Ki Hajar Dewantara Kantor Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Samarinda, Neneng mengatakan, "Keberhasilan pendidikan ditentukan oleh bagaimana buku tersebut dimanfaatkan secara efektif. Guru tidak harus terpaku 100 persen kepada buku, tetapi bisa menyesuaikan dengan keadaan di kelas."

Neneng mengingatkan agar LKPD tidak hanya digunakan sebagai pelengkap administrasi dalam kegiatan pendidikan.

Guru diharapkan memanfaatkan LKPD secara kreatif dan kontekstual dengan menyesuaikannya terhadap kondisi kelas serta karakteristik masing-masing peserta didik.

Neneng juga meminta para kepala sekolah memastikan proses distribusi LKPD berlangsung secara tertib, valid, dan transparan.

Proses distribusi yang tertib dan transparan dinilai penting untuk menjaga akuntabilitas pelaksanaan program LKPD gratis tersebut.

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Samarinda Ibnu Araby menjelaskan pengadaan LKPD menjadi salah satu upaya Pemkot Samarinda untuk meningkatkan kualitas pembelajaran sekaligus memastikan ketersediaan bahan pendukung pembelajaran bagi peserta didik tahun ajaran 2026/2027.

Mengenai manfaat LKPD, Ibnu mengatakan, "LKPD membantu peserta didik memahami materi, mengembangkan kemampuan berpikir, serta melaksanakan kegiatan pembelajaran secara lebih terarah sesuai kurikulum."

Ratusan Ribu LKPD Disebar ke 215 Sekolah

Sebanyak 90.456 siswa penerima program tersebar di 164 SD negeri dengan 62.925 peserta didik dan 51 SMP negeri dengan 27.531 peserta didik.

Mengenai rincian penerima, Ibnu mengatakan, "Jumlah tersebut terdiri atas 164 SD dengan 62.925 peserta didik dan 51 SMP dengan 27.531 peserta didik."

Untuk jenjang SD, Pemkot Samarinda mengadakan 402.873 eksemplar LKPD yang mencakup delapan mata pelajaran dengan nilai kontrak sebesar Rp9,75 miliar.

Sementara untuk jenjang SMP, sebanyak 284.882 eksemplar LKPD mencakup 11 mata pelajaran disediakan dengan nilai kontrak sebesar Rp6,87 miliar.

Penyerahan LKPD secara simbolis dilakukan kepada perwakilan 10 SD negeri yang berada di wilayah pinggiran Kota Samarinda.

Adapun distribusi LKPD untuk jenjang SMP dilakukan secara langsung oleh penerbit kepada 51 sekolah penerima program.

DPRD Dorong LKPD untuk Penguatan Karakter Siswa

Anggota Komisi IV DPRD Kota Samarinda Rusdi Doviyanto mengapresiasi langkah Pemkot Samarinda menyediakan LKPD gratis bagi para siswa.

Rusdi berharap LKPD dapat dioptimalkan bukan hanya untuk mendukung pemahaman materi pelajaran, tetapi juga menjadi instrumen pembentukan karakter siswa.

Pemanfaatan LKPD juga diharapkan mampu mengembangkan kreativitas dan kemampuan berpikir kritis para peserta didik.

Selain penyediaan sarana pembelajaran bagi siswa, Rusdi menekankan pentingnya pemerintah memberikan perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik.

Menurut Rusdi, perhatian terhadap kesejahteraan tenaga pendidik merupakan bagian dari investasi jangka panjang untuk meningkatkan kualitas pendidikan.

Penulis :
Shila Glorya
FLOII 2026