HOME  ⁄  Nasional

Kemenag Siapkan OMI 2026 untuk Mengakselerasi Talenta Sains, Riset, dan Inovasi Siswa Madrasah

Oleh Arian Mesa
SHARE   :

Kemenag Siapkan OMI 2026 untuk Mengakselerasi Talenta Sains, Riset, dan Inovasi Siswa Madrasah
Foto: Ilustrasi - Siswa tingkat MA/SMA mengikuti CBT OMI Bidang Sains tilok di MAN IC OKI Sumatera Selatan (sumber: Kemenag)

Pantau - Kementerian Agama (Kemenag) siap menyelenggarakan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) 2026 sebagai upaya memperkuat pembinaan talenta peserta didik madrasah dalam bidang sains, riset, inovasi, dan pembentukan karakter.

Direktur Kurikulum, Sarana, Kelembagaan, dan Kesiswaan (KSKK) Madrasah Kemenag Nyayu Khadijah menegaskan OMI 2026 tidak hanya menjadi ajang mencari siswa berprestasi dalam kompetisi sains, tetapi juga wadah untuk menemukan dan mengembangkan potensi peserta didik madrasah.

“OMI 2026 tidak semata-mata diarahkan untuk mencari siswa berprestasi dalam kompetisi sains. Lebih dari itu, OMI menjadi ruang untuk mengidentifikasi, membina, mengembangkan, dan mengakselerasi talenta madrasah,” ungkap Nyayu.

Menurut Nyayu, madrasah memiliki posisi strategis dalam mempersiapkan generasi unggul yang mampu menguasai ilmu pengetahuan sekaligus memiliki karakter dan kepedulian terhadap lingkungan.

Karena itu, pengembangan kemampuan sains dan riset di lingkungan madrasah perlu berjalan beriringan dengan penguatan nilai-nilai keislaman serta pembentukan karakter peserta didik.

OMI 2026 Pertandingkan Bidang Sains dan Riset

OMI 2026 terbagi menjadi dua bidang utama, yakni Bidang Sains dan Bidang Riset dengan cakupan kompetisi yang disesuaikan dengan jenjang pendidikan peserta.

Pada Bidang Sains, mata pelajaran yang dilombakan meliputi Matematika, IPAS, IPA, Biologi, Fisika, Kimia, Ekonomi, hingga Geografi yang telah diintegrasikan dan disesuaikan dengan jenjang masing-masing peserta.

Sementara itu, Bidang Riset secara khusus diperuntukkan bagi peserta didik Madrasah Tsanawiyah (MTs) dan Madrasah Aliyah (MA).

Bidang Riset memiliki tiga ruang lingkup utama, yakni Ekoteologi: Integrasi Keislaman dan Keilmuan, Sustainable Development Goals (SDGs), serta Transformasi Digital untuk Pembangunan Nasional.

Khusus ruang lingkup transformasi digital, peserta didorong mengembangkan penelitian mengenai sistem pembelajaran adaptif berbasis teknologi digital dan pemanfaatan kecerdasan buatan dalam berbagai bidang kehidupan.

Penerapan kecerdasan buatan yang dapat menjadi objek penelitian antara lain mencakup pendidikan, bahasa, pertanian, kesehatan, dan etika.

Peserta Riset Jalani Seleksi hingga Final dan Expo

Kepala Subdirektorat Kesiswaan KSKK Madrasah Solla Taufik menjelaskan peserta Bidang Riset harus melalui sejumlah tahapan sebelum mencapai babak final.

Seleksi dimulai dengan pengiriman dan penilaian proposal penelitian, kemudian dilanjutkan dengan presentasi proposal bagi peserta yang dinyatakan lolos.

Peserta selanjutnya menjalani pembimbingan sekaligus pelaksanaan penelitian sebelum mempresentasikan hasil riset mereka.

Sebanyak 30 proposal terbaik pada setiap ruang lingkup dan jenjang pendidikan akan dipilih untuk mengikuti tahapan berikutnya.

Setelah presentasi hasil penelitian, enam peserta terbaik pada setiap ruang lingkup dan jenjang akan ditetapkan sebagai grand finalis.

Tahap final dan expo akan diselenggarakan secara luring dengan peserta mempresentasikan hasil penelitian yang dilengkapi poster dan video riset.

Kompetisi Sains Nasional Digelar November 2026

Pendaftaran OMI Bidang Sains tingkat kabupaten/kota berlangsung pada 27 Agustus hingga 2 September 2026.

Uji coba kompetisi tingkat kabupaten/kota dijadwalkan pada 4–5 September 2026, sedangkan pelaksanaan kompetisinya berlangsung pada 7–8 September 2026.

Peserta yang melanjutkan ke tingkat provinsi akan mengikuti kompetisi pada 5–6 Oktober 2026.

Rangkaian OMI tingkat nasional dimulai dengan kedatangan dan registrasi peserta pada 8 November 2026.

Technical meeting sekaligus pembukaan dijadwalkan pada 9 November 2026, disusul pelaksanaan kompetisi tingkat nasional pada 10–11 November 2026.

Pengumuman hasil sekaligus penutupan OMI tingkat nasional akan berlangsung pada 12 November 2026.

Bidang Riset Dimulai dengan Seleksi Proposal

Pendaftaran dan pengunggahan proposal Bidang Riset berlangsung pada 22 Agustus hingga 2 September 2026.

Hasil penilaian proposal dijadwalkan diumumkan pada 7 September 2026 dan peserta yang lolos akan menjalani presentasi proposal pada 9–11 September 2026.

Tahap pembimbingan dan pelaksanaan penelitian berlangsung pada 12 September hingga 20 Oktober 2026, sedangkan presentasi hasil riset dijadwalkan pada 21–23 Oktober 2026.

Rangkaian Bidang Riset akan mencapai tahap final dan expo yang diselenggarakan pada 10–12 November 2026.

Melalui OMI 2026, Kemenag berupaya membangun pembinaan talenta madrasah yang tidak hanya berorientasi pada prestasi kompetisi, tetapi juga mengembangkan kemampuan sains, penelitian, inovasi, nilai keislaman, karakter, kepedulian lingkungan, dan pemanfaatan teknologi.

Penulis :
Arian Mesa
FLOII 2026