HOME  ⁄  Nasional

Kemenkes Inisiasi Gerakan Keayahan agar Ayah Aktif Menjaga 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Kemenkes Inisiasi Gerakan Keayahan agar Ayah Aktif Menjaga 1.000 Hari Pertama Kehidupan Anak
Foto: Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono berinteraksi dengan perempuan dan bayi.

Pantau - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) menginisiasi Gerakan Keayahan atau Fatherhood Movement untuk mendorong keterlibatan aktif ayah dalam menjaga kesehatan dan tumbuh kembang anak selama 1.000 hari pertama kehidupan (HPK).

Gerakan tersebut menjadi bagian dari upaya pemerintah mencegah stunting, menurunkan angka kematian ibu dan bayi, serta memastikan tumbuh kembang anak berlangsung optimal.

Wakil Menteri Kesehatan Dante Saksono Harbuwono mengatakan pemerintah menetapkan empat intervensi utama dalam Program 1.000 HPK, yakni sebelum kehamilan, masa kehamilan hingga bayi baru lahir, periode anak di bawah dua tahun, serta penguatan layanan kesehatan.

Dante menilai keberhasilan Program 1.000 HPK membutuhkan dukungan keluarga yang solid karena perkembangan fisik dan kecerdasan anak mulai terbentuk sejak dalam kandungan.

"Perkembangan otak justru terjadi paling besar itu di usia 0 sampai 2 tahun. Oleh karena itu, investasi early years ini sangat penting. Kita juga menginisiasi gerakan Fatherhood Movement agar ayah terlibat aktif dalam pemenuhan kesehatan anak. Kalau dulu kita kenal Suami Siaga saat persalinan, nanti di 1.000 HPK juga ada Ayah Siaga supaya anak-anaknya tumbuh sehat," ujar Dante dalam keterangan di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

Kemenkes menilai keberhasilan 1.000 HPK perlu dipersiapkan sejak masa remaja, calon pengantin, hingga pasangan usia subur sehingga pemenuhan kesehatan dan gizi anak tidak hanya menjadi tanggung jawab ibu.

Wakil Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Veronica Tan turut menekankan pentingnya kolaborasi pemerintah lintas sektor yang diterapkan hingga tingkat rumah tangga.

"Kualitas pendidikan dan kesehatan sangat bergantung pada fondasi keluarga. Terkadang orang tua sibuk, anak juga sibuk. Maka yang terpenting adalah membangun quality time (waktu berkualitas) antara bapak, ibu, dan anak. Kembalikan lagi kebiasaan makan masakan rumah, bukan makanan instan, sebagai fondasi hidup sehat yang kuat," kata Veronica.

Gerakan Keayahan diharapkan memperkuat peran ayah bersama ibu dalam memenuhi kebutuhan kesehatan, gizi, dan pengasuhan anak sejak masa kehamilan hingga periode penting dua tahun pertama kehidupan.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026