HOME  ⁄  Nasional

Fadli Zon Kenang Nasirun sebagai Seniman Terbuka, Pemerintah Siapkan Pameran di Galeri Nasional

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

Fadli Zon Kenang Nasirun sebagai Seniman Terbuka, Pemerintah Siapkan Pameran di Galeri Nasional
Foto: Menteri Kebudayaan Fadli Zon menghadiri acara takziah yang diselenggarakan oleh keluarga almarhum Nasirun di Daerah Istimewa Yogyakarta pada Kamis (20/8/2028).

Pantau - Menteri Kebudayaan Fadli Zon mengenang mendiang maestro seni rupa Indonesia Nasirun sebagai seniman yang hangat, terbuka, inklusif, dan terus berkarya hingga akhir hayatnya.

Nasirun meninggal dunia pada 1 Agustus 2026 dan dikenang Fadli berdasarkan pertemuan serta kunjungannya ke galeri maupun rumah sang perupa sejak belasan tahun lalu.

"Beliau adalah sosok yang saya kenal, suka tertawa, sangat terbuka, inklusif, tidak ada batas, bergaul dengan siapa saja," kata Fadli.

"Pintu rumah Beliau pun selalu terbuka untuk siapa saja, hampir boleh dibilang kadang-kadang rumahnya tidak pernah terkunci, dan tidak pernah juga berhenti untuk berkarya," katanya.

Fadli Zon Nilai Karya Nasirun Menyatu dengan Sosoknya

Fadli mengatakan kedekatannya dengan Nasirun membuat dirinya merasakan keakraban dalam pergaulan dengan sang seniman.

"Saya pun sering datang ke galeri atau ke rumah Beliau ini sejak belasan tahun yang lalu dan merasakan keakraban pergaulan yang jarang kita dapati belakangan ini," katanya.

Saat menghadiri acara takziah yang diselenggarakan keluarga Nasirun di Daerah Istimewa Yogyakarta, Fadli menyebut keterbukaan sang maestro juga tercermin dalam karya-karyanya.

"Orang tidak bisa tidak mengatakan bahwa karyanya memang menyatu dengan rohnya," katanya.

Pemerintah Siapkan Pameran Karya Nasirun

Kementerian Kebudayaan berencana menggelar pameran karya Nasirun di Galeri Nasional Indonesia pada peringatan 40 hari wafatnya sebagai bentuk penghargaan pemerintah atas kontribusinya terhadap seni rupa Indonesia.

Pameran tersebut diharapkan menjadi ruang bagi pencinta seni untuk melihat karya-karya Nasirun sekaligus mengenal keteladanannya dalam berkesenian.

Fadli mengatakan pameran itu juga dapat menjadi momentum bagi keluarga, seniman, dan masyarakat untuk memberikan penghormatan serta mendoakan Nasirun.

Istri Nasirun, Supartilah, mengapresiasi dukungan pemerintah terhadap karya dan kontribusi mendiang suaminya.

"Semoga setiap karya dari almarhum Nasirun bisa ikut meramaikan dunia kesenian, khususnya pada negara, pada umumnya juga untuk masyarakat Indonesia yang mencintai seni," katanya.

Penulis :
Gerry Eka
FLOII 2026