HOME  ⁄  Nasional

KAI Perkuat Transformasi Perkeretaapian Menuju Mobilitas Terintegrasi hingga 2030

Oleh Gerry Eka
SHARE   :

KAI Perkuat Transformasi Perkeretaapian Menuju Mobilitas Terintegrasi hingga 2030
Foto: Sejumlah calon penumpang menunggu kedatangan KRL Commuter Line di peron Stasiun Bogor, Jawa Barat, Jumat (3/7/2026).

Pantau - PT Kereta Api Indonesia (Persero) memperkuat transformasi perkeretaapian menuju mobilitas terintegrasi hingga 2030 melalui pengembangan ekosistem layanan, digitalisasi, angkutan barang, dan operasional berkelanjutan.

Transformasi tersebut disiapkan melalui Rencana Jangka Panjang Perusahaan (RJPP) 2026–2030 dengan arah menjadikan KAI sebagai World-Class Railway Operator and Ecosystem Orchestrator.

Vice President Corporate Communication KAI Anne Purba mengatakan transformasi tersebut mencakup pengintegrasian berbagai sektor dalam ekosistem perkeretaapian.

"Arah tersebut menggambarkan upaya KAI membangun ekosistem perkeretaapian yang menghubungkan layanan penumpang, logistik, teknologi, aset, dan keberlanjutan dalam satu jaringan yang terintegrasi," kata Anne di Jakarta, Minggu (30/8/2026).

KAI menjalankan transformasi itu untuk menyesuaikan layanan dengan perubahan pola mobilitas masyarakat serta perkembangan kebutuhan ekonomi Indonesia.

KAI Integrasikan Layanan Penumpang hingga Logistik

Kereta api digunakan masyarakat untuk mendukung perjalanan menuju tempat kerja, pendidikan, kegiatan keluarga, bisnis, dan wisata sekaligus memperlancar distribusi barang serta konektivitas antarwilayah.

KAI menilai perubahan kebutuhan tersebut membuat layanan perkeretaapian perlu terus dikembangkan agar manfaatnya dapat menjangkau masyarakat secara lebih luas.

"Transformasi KAI diarahkan agar manfaat kereta api semakin luas dirasakan masyarakat,” ujar Anne.

Transformasi perusahaan juga diarahkan pada pengembangan teknologi dan aset yang terhubung dengan layanan penumpang serta logistik dalam satu ekosistem.

Jumlah Pelanggan KAI Tembus 307,8 Juta

Skala layanan KAI menunjukkan pertumbuhan sepanjang tujuh bulan pertama 2026 seiring meningkatnya jumlah masyarakat yang menggunakan layanan perusahaan.

KAI Group mencatat sebanyak 307.860.743 pelanggan sepanjang Januari hingga Juli 2026.

Jumlah tersebut meningkat 8,32 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 yang mencapai 284.202.884 pelanggan.

Pertumbuhan pelanggan menjadi salah satu gambaran besarnya penggunaan layanan kereta api dalam mendukung mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.

Penulis :
Gerry Eka
Editor :
Tria Dianti
FLOII 2026