HOME  ⁄  Nasional

Gubernur NTT Meminta Bantuan Gempa Flores Menjangkau Seluruh Titik Pengungsian

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Gubernur NTT Meminta Bantuan Gempa Flores Menjangkau Seluruh Titik Pengungsian
Foto: (Sumber :Gubernur NTT Melki Laka Lena (kedua kanan) saat memimpin rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi NTT di Kupang,untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat penanganan masa tanggap darurat bencana gempa Flores. ANTARA/Ho-Humas Pemprov NTT.)

Pantau - Gubernur Nusa Tenggara Timur Melki Laka Lena meminta penyaluran bantuan bagi masyarakat terdampak gempa Flores dilakukan secara merata hingga seluruh titik pengungsian, terutama wilayah yang masih terkendala akses.

"Bantuan harus bisa didapat oleh semua masyarakat yang membutuhkan. Jangan sampai bantuan hanya berpusat pada satu titik, sementara di tempat lain masih ada warga yang belum terjangkau," katanya di Kupang, Selasa.

Permintaan tersebut disampaikan Melki dalam rapat Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Provinsi NTT di Kupang untuk mengevaluasi sekaligus memperkuat penanganan selama masa tanggap darurat gempa Flores.

"Masih banyak daerah yang belum terjangkau dengan baik karena terkendala akses. Ini yang perlu kita prioritaskan selama masa tanggap darurat agar kebutuhan dasar masyarakat benar-benar bisa terpenuhi," ujar Melki.

Air Bersih dan Sanitasi Menjadi Perhatian

Melki meminta pemerintah dan seluruh pihak yang terlibat memastikan kebutuhan dasar masyarakat terpenuhi di setiap lokasi pengungsian.

Ketersediaan air bersih dan sanitasi menjadi perhatian karena sejumlah sumber air dilaporkan mengalami gangguan dan berpotensi tercemar akibat dampak gempa.

Pemerintah juga perlu memenuhi kebutuhan fasilitas sanitasi seperti toilet portabel di sejumlah lokasi pengungsian sekaligus memperkuat pencegahan penyebaran penyakit.

"Layanan kebutuhan dasar di lapangan semuanya mendesak dan semuanya penting. Karena itu, kita harus menentukan prioritas dan memastikan penanganannya berjalan dengan baik," katanya.

Melki meminta data titik pengungsian, jumlah warga, serta kebutuhan di masing-masing lokasi terus diperbarui agar bantuan tepat sasaran dan tidak menumpuk di satu wilayah.

Aktivitas Masyarakat Didorong Kembali Normal

Selain memenuhi kebutuhan darurat, Melki meminta sektor kehidupan masyarakat mulai digerakkan kembali secara bertahap dengan mempertimbangkan kondisi keamanan masing-masing wilayah.

"Pelan-pelan sektor kehidupan masyarakat harus kita dorong untuk kembali normal. Sektor-sektor produktif harus mulai bergerak. Jangan sampai masyarakat hanya terkurung di dalam tenda selama masa tanggap darurat," ujar Melki.

Melki juga mengajak pemerintah daerah, TNI-Polri, lembaga terkait, dunia usaha, organisasi kemasyarakatan, relawan, dan masyarakat memperkuat kolaborasi agar bantuan serta pelayanan dasar dapat diberikan secara cepat, tepat, dan merata.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026