
Pantau - Perum Bulog Kantor Wilayah Nusa Tenggara Timur menyalurkan 862 ton beras bantuan hingga 31 Agustus 2026 untuk memenuhi kebutuhan pangan masyarakat terdampak gempa bumi di tujuh kabupaten di Pulau Flores.
Pemimpin Perum Bulog Kanwil NTT Arrahim K Kanam mengatakan bantuan tersebut disalurkan untuk menjaga ketersediaan pangan masyarakat selama masa pemulihan pascagempa.
Beras yang disalurkan merupakan cadangan beras pemerintah dan didistribusikan secara bertahap ke wilayah terdampak sesuai kebutuhan masyarakat.
"Bantuan ini kami salurkan untuk memastikan kebutuhan pangan masyarakat terdampak tetap terpenuhi dan tidak ada wilayah yang mengalami kekurangan pasokan selama masa pemulihan pascagempa," katanya di Kupang, Selasa (1/9/2026).
Bantuan Disebar ke Tujuh Kabupaten
Bulog menyalurkan beras sebanyak 18 ton ke Kabupaten Ende, 28 ton ke Sikka, 159 ton ke Manggarai, dan 198 ton ke Manggarai Timur.
Bantuan juga disalurkan sebanyak 71 ton ke Manggarai Barat, 323 ton ke Nagekeo, serta 62 ton ke Ngada.
Selain beras, Bulog NTT telah mendistribusikan 7.000 liter minyak goreng untuk memenuhi kebutuhan harian masyarakat di tujuh kabupaten terdampak gempa.
Bulog bersinergi dengan pemerintah daerah, Badan Penanggulangan Bencana Daerah, TNI, dan Polri untuk mempercepat distribusi bantuan hingga menjangkau masyarakat di wilayah pelosok.
Bulog Pastikan Stok Pangan NTT Aman
Bulog NTT turut menyalurkan bantuan pangan dan nonpangan tambahan melalui program tanggung jawab sosial dan lingkungan untuk membantu memenuhi kebutuhan masyarakat di pengungsian.
Arrahim memastikan ketersediaan pangan di NTT dalam kondisi aman karena stok yang tersimpan di seluruh gudang Bulog mencukupi dan siap didistribusikan sesuai kebutuhan pemerintah daerah.
"Kami memastikan stok pangan tetap tersedia dan siap disalurkan kapan pun dibutuhkan, sehingga kebutuhan masyarakat terdampak dapat terpenuhi," katanya.
Bulog NTT juga menyampaikan duka kepada masyarakat yang menjadi korban gempa bumi di Pulau Flores serta berharap proses pemulihan wilayah terdampak dapat berjalan dengan baik.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




