HOME  ⁄  Nasional

BMKG Peringatkan Gelombang hingga Empat Meter Ancam Keselamatan Pelayaran di Sejumlah Perairan Indonesia

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

BMKG Peringatkan Gelombang hingga Empat Meter Ancam Keselamatan Pelayaran di Sejumlah Perairan Indonesia
Foto: (Sumber :Ilustrasi - Sejumlah kapal nelayan dan kapal motor pariwisata berlayar di perairan Nusa Tenggara Barat (NTB). ANTARA/M Riezko Bima Elko Prasetyo.)

Pantau - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau nelayan serta operator transportasi laut mewaspadai potensi gelombang tinggi hingga empat meter di sejumlah perairan Indonesia pada 2-5 September 2026 karena berisiko terhadap keselamatan pelayaran.

Pelaksana Tugas Direktur Meteorologi Maritim BMKG Agie Wandala Putra mengatakan kewaspadaan terutama diperlukan bagi moda transportasi laut berukuran kecil hingga sedang seperti perahu nelayan dan kapal tongkang.

"Risiko tinggi keselamatan pelayaran wajib diwaspadai oleh perahu nelayan apabila kecepatan angin mencapai lebih dari 15 knot dengan tinggi gelombang di atas 1,25 meter, serta kapal tongkang jika angin melebihi 16 knot dan gelombang di atas 1,5 meter," kata Agie di Jakarta, Kamis (3/9/2026).

Pengelola kapal feri juga diminta waspada ketika kecepatan angin melebihi 21 knot dengan gelombang di atas 2,5 meter.

Kapal berukuran besar seperti kapal kargo dan kapal pesiar menghadapi risiko ketika kecepatan angin melampaui 27 knot dan tinggi gelombang mencapai empat meter.

Angin Kencang Picu Peningkatan Gelombang

BMKG menyebut peningkatan tinggi gelombang dipicu pola angin di wilayah selatan ekuator Indonesia yang bergerak dari timur hingga tenggara.

Kecepatan angin tercatat berkisar 5-31 knot dengan konsentrasi angin terkuat berada di Laut Jawa dan Selat Makassar bagian selatan.

Gelombang setinggi 2,5 hingga empat meter berpeluang terjadi di Samudra Hindia barat Sumatera mulai dari perairan Aceh, Kepulauan Nias, Kepulauan Mentawai, Bengkulu, hingga Lampung.

Potensi gelombang dengan ketinggian serupa juga diprakirakan terjadi di Samudra Hindia selatan Banten, Jawa, hingga Bali.

Gelombang Sedang Berpotensi Terjadi di Sejumlah Perairan

BMKG memprakirakan gelombang setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di sejumlah perairan strategis Indonesia.

Wilayah tersebut antara lain Selat Malaka bagian utara, Laut Natuna Utara, Selat Karimata, Laut Jawa, Laut Flores, Selat Makassar, Laut Banda, hingga Laut Arafuru.

BMKG meminta masyarakat di kawasan pesisir, nelayan, serta pengguna jasa transportasi laut memantau perkembangan informasi cuaca maritim secara berkala untuk menjaga keselamatan perjalanan dan aktivitas pelayaran.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026