HOME  ⁄  Nasional

Kemendes PDT Mendorong Seluruh Desa Melampaui Target Konvergensi Penurunan Stunting 2026

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Kemendes PDT Mendorong Seluruh Desa Melampaui Target Konvergensi Penurunan Stunting 2026
Foto: (Sumber :Tangkapan layar - Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT Andrey Ikhsan Lubis menyampaikan arahannya di kegiatan coaching clinic mengenai pencegahan dan percepatan penurunan stunting di desa, seperti diikuti secara daring di Jakarta, Kamis (3/9/2026). ANTARA/Tri Meilani Ameliya.)

Pantau - Kementerian Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal (Kemendes PDT) meminta seluruh desa di Indonesia memaksimalkan upaya pencegahan dan penanganan stunting agar mampu melampaui target konvergensi penurunan stunting pada 2026.

Direktur Pengembangan Sosial Budaya dan Lingkungan Desa dan Perdesaan Kemendes PDT Andrey Ikhsan Lubis mengatakan pemerintah mengharapkan seluruh desa mampu mencapai target tersebut.

"Diharapkan 100 persen, seluruh desa di Indonesia ini bisa melampaui target," kata Andrey dalam kegiatan coaching clinic mengenai pencegahan dan percepatan penurunan stunting di desa di Jakarta, Kamis, 3 September 2026.

Menurut Andrey, pencapaian target penting agar upaya penurunan stunting tidak hanya berhasil di sebagian wilayah, tetapi terlaksana secara merata di seluruh desa Indonesia.

Konvergensi stunting merupakan upaya memastikan berbagai program dan layanan pencegahan serta penurunan stunting dilaksanakan secara terpadu pada tingkat desa.

Sebanyak 21 Provinsi Telah Mencapai Target

Berdasarkan data capaian konvergensi stunting desa dari Electronic Human Development Worker (e-HDW) per Agustus 2026, sebanyak 21 dari 37 provinsi yang tercatat telah mencapai capaian 50 persen.

Capaian tersebut telah melampaui target konvergensi stunting 2026 yang dinilai cukup pada angka 40 persen.

Sebanyak 13 provinsi masih mencatat capaian antara 1 hingga 49 persen, sedangkan dua provinsi memiliki capaian nol persen.

e-HDW merupakan aplikasi berbasis web yang dikembangkan Kemendes PDT untuk membantu Kader Pembangunan Manusia (KPM) mencatat, memantau, dan melaporkan pelaksanaan pencegahan serta penurunan stunting di desa.

Andrey menilai target konvergensi masih dapat dicapai apabila seluruh pihak memperkuat penanganan stunting hingga tingkat desa.

"Karena target ini sebenarnya tidak terlalu berat, tidak terlalu luar biasa ketika kita menghitungnya per desa," ujarnya.

Desa Diminta Pastikan Kelompok Sasaran Mendapat Layanan

Meski masih terdapat berbagai persoalan di tingkat desa, Andrey menyatakan optimistis target konvergensi dapat dicapai dengan meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.

"Saya yakin dan percaya bahwa karena yang kita dampingi keluarga kita, anak-anak kita, para penerus kita, generasi penerus kita, tentu kita juga lebih konsentrasi terhadap bagaimana memastikan layanan kepada saudara-saudara kita, anak-anak kita, ini bisa lebih baik," katanya.

Upaya konvergensi dilakukan dengan memastikan kelompok sasaran mendapatkan layanan yang dibutuhkan untuk mencegah dan menurunkan risiko stunting.

Kelompok sasaran tersebut meliputi ibu hamil, ibu menyusui, anak, remaja putri, calon pengantin, serta keluarga berisiko stunting.

Kemendes PDT juga mendorong pemerintah desa memanfaatkan data dan sistem e-HDW untuk memantau pelaksanaan konvergensi sehingga persoalan yang ditemukan di lapangan dapat segera ditindaklanjuti.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026