HOME  ⁄  Nasional

Bupati Pidie Jaya Dorong Kolaborasi Percepat Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi

Oleh Ahmad Yusuf
SHARE   :

Bupati Pidie Jaya Dorong Kolaborasi Percepat Pemulihan Pascabencana Hidrometeorologi
Foto: (Sumber :Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi (tengah) meninjau proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Kamis (3/9/2026). ANTARA/HO-Humas Pemkab Pidie Jaya.)

Pantau - Bupati Pidie Jaya Sibral Malasyi mendorong kolaborasi pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, pemerintah kabupaten, serta instansi terkait untuk mempercepat rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi di Pidie Jaya, Aceh.

"Percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana hidrometeorologi harus dilaksanakan secara terukur, terintegrasi dan berorientasi langsung pada kebutuhan masyarakat," kata Sibral Malasyi di Pidie Jaya, Kamis (3/9/2026).

Pernyataan tersebut disampaikan dalam evaluasi penanganan pascabencana hidrometeorologi yang turut dihadiri jajaran Satuan Tugas Percepatan Rehabilitasi dan Rekonstruksi (Satgas PRR), satuan kerja perangkat daerah, serta instansi terkait.

Evaluasi dilakukan untuk menyatukan langkah pemerintah pusat, Pemerintah Aceh, dan Pemerintah Kabupaten Pidie Jaya agar seluruh program pemulihan pascabencana berjalan dalam satu arah.

Pemkab Prioritaskan Hunian hingga Infrastruktur Dasar

Sibral meminta organisasi perangkat daerah menyampaikan data terbaru secara terbuka dan terverifikasi mengenai program yang telah selesai, sedang berjalan, maupun persoalan yang masih membutuhkan percepatan.

"Kita tidak boleh bekerja sendiri-sendiri. Apa yang sudah selesai harus kita pastikan manfaatnya. Apa yang sedang berjalan harus kita percepat dan apa yang masih menjadi persoalan harus segera kita carikan solusi. Masyarakat membutuhkan kepastian bahwa pemulihan benar-benar berjalan," katanya.

Pemkab Pidie Jaya memprioritaskan rehabilitasi dan rekonstruksi pada kebutuhan mendasar masyarakat, mulai dari penyediaan hunian hingga pemulihan infrastruktur dasar.

Penanganan sungai, pengendalian banjir, rehabilitasi jaringan irigasi dan lahan pertanian, pemulihan air bersih, serta penguatan ekonomi masyarakat terdampak juga masuk dalam prioritas.

Seluruh program tersebut diminta disinkronkan untuk mencegah tumpang tindih sehingga dukungan pemerintah dapat memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat.

"Kehadiran Satgas PRR bersama kementerian dan lembaga terkait dapat menjadi pengungkit percepatan penyelesaian berbagai persoalan yang masih dihadapi pemerintah daerah," katanya.

Pemulihan Ditargetkan Tepat Sasaran dan Berkelanjutan

Menurut Sibral, rehabilitasi dan rekonstruksi tidak hanya berfokus membangun kembali infrastruktur yang rusak, tetapi juga mengembalikan rasa aman, harapan, serta keberlangsungan hidup masyarakat.

"Dengan kebersamaan dan koordinasi yang kuat, kita berharap pemulihan Kabupaten Pidie Jaya dapat berjalan lebih cepat, tepat sasaran dan berkelanjutan," katanya.

Sibral mengapresiasi pemerintah pusat melalui Satgas PRR, Pemerintah Aceh, TNI, Polri, dan seluruh pihak yang terlibat dalam penanganan bencana serta pemulihan Pidie Jaya.

Ia juga mengajak seluruh pemangku kepentingan menjaga komitmen dan memperkuat sinergi agar masyarakat terdampak dapat segera bangkit serta kembali menjalani kehidupan secara normal.

"Mari satukan data, sinkronkan program dan percepat pekerjaan. Harapan kita satu, masyarakat harus segera pulih dan bangkit serta Kabupaten Pidie Jaya menjadi daerah tangguh bencana," pungkasnya.

Penulis :
Ahmad Yusuf
FLOII 2026