
Pantau - TNI Angkatan Udara (AU) mengerahkan helikopter Caracal untuk membantu memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang kembali muncul di wilayah sekitar Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur, Kamis, 3 September.
Helikopter Caracal dilengkapi kantong air atau water bucket untuk melakukan pemadaman dari udara terhadap titik-titik api.
Berdasarkan keterangan Pusat Penerangan (Puspen) TNI, karhutla terjadi di wilayah perbatasan Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara.
Lokasi kebakaran tersebut berjarak sekitar 44 kilometer dari kawasan IKN.
Api Kembali Membakar Lima Hektare Lahan
Pengerahan helikopter dilakukan setelah titik panas kembali muncul di lokasi kebakaran yang sebelumnya telah ditangani personel TNI bersama petugas pemerintah daerah.
Setelah sempat ditangani, api kembali muncul dan membakar lahan di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara.
"Api kembali menyala dan membakar lahan sekitar lima hektare di Desa Sukomulyo, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara," ungkap Puspen TNI.
Luas lahan yang kembali terbakar diperkirakan mencapai sekitar lima hektare.
Munculnya kembali titik api membuat TNI AU mengerahkan helikopter Caracal untuk memperkuat operasi pemadaman karhutla.
Caracal Lakukan Water Bombing
Dalam operasi tersebut, helikopter Caracal melakukan water bombing dengan menjatuhkan air dari udara secara langsung ke titik-titik kebakaran.
Operasi pemadaman melalui udara ditujukan untuk membantu personel yang bekerja di lapangan sekaligus mempercepat penanganan karhutla.
Berdasarkan informasi Puspen TNI, proses pemadaman masih berlangsung saat keterangan tersebut disampaikan.
TNI berharap pengerahan helikopter Caracal dapat mempercepat pemadaman sekaligus mencegah kebakaran meluas di wilayah yang berada sekitar 44 kilometer dari IKN.
- Penulis :
- Shila Glorya




