
Pantau - Spanyol mencatat suhu mencapai 45,7 derajat Celsius di El Granado, Provinsi Huelva, pada Kamis (3/9/2026), sekaligus menyamai rekor suhu tertinggi negara tersebut pada September.
Badan Meteorologi Negara Spanyol (AEMET) pada Jumat (4/9/2026) menyatakan angka tersebut juga menjadi suhu tertinggi yang terukur di Spanyol sepanjang 2026.
Catatan 45,7 derajat Celsius itu menyamai rekor nasional September yang sebelumnya tercatat di Montoro, Provinsi Cordoba, pada 6 September 2016.
Rekor tersebut terjadi ketika sebagian besar Semenanjung Iberia dan Kepulauan Balearic menghadapi periode cuaca panas intens yang tidak biasa.
Massa Udara Panas Picu Lonjakan Suhu
AEMET mengaitkan cuaca ekstrem tersebut dengan masuknya massa udara panas dan kering akibat kombinasi sistem tekanan rendah di barat daya Semenanjung Iberia serta tekanan tinggi di Afrika Utara dan Laut Alboran.
Suhu di sejumlah wilayah Spanyol bahkan melampaui 40 derajat Celsius hingga memicu peringatan cuaca panas di berbagai daerah.
Spanyol telah berulang kali menghadapi periode panas ekstrem sepanjang tahun ini, dengan Juli tercatat sebagai salah satu Juli terpanas yang menyamai rekor sebelumnya.
Sementara itu, Juni 2026 tercatat sebagai bulan Juni terpanas kedua sejak pencatatan suhu dimulai di negara tersebut.
Periode Januari hingga Agustus 2026 juga menjadi periode terpanas yang pernah tercatat di daratan Spanyol dan melampaui periode yang sama dalam empat tahun sebelumnya.
AEMET menggambarkan kondisi tersebut sebagai "tanda yang tak terbantahkan bahwa pemanasan semakin cepat di Spanyol."
Panas Ekstrem Tingkatkan Risiko Kesehatan
Gelombang panas yang melanda Spanyol juga meningkatkan risiko terhadap kesehatan masyarakat.
Sistem pemantauan angka kematian harian Spanyol, MoMo, memperkirakan sebanyak 2.149 kematian pada Agustus berkaitan dengan suhu tinggi.
Jumlah tersebut merupakan angka kematian terkait suhu tinggi tertinggi kedua untuk Agustus sejak pencatatan dimulai pada 2015.
- Penulis :
- Ahmad Yusuf




