HOME  ⁄  Nasional

Sekolah Rusak akibat Gempa Manggarai, Komisi X DPR Desak Kemendikdasmen Segera Bangun Kembali

Oleh Aditya Yohan
SHARE   :

Sekolah Rusak akibat Gempa Manggarai, Komisi X DPR Desak Kemendikdasmen Segera Bangun Kembali
Foto: (Sumber :Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI saat melakukan peninjauan Kegiatan Belajar Mengajar dan menyalurkan bantuan di tenda darurat, Jumat (4/6/2026). Foto : Chasbi/Alma.)

Pantau - Wakil Ketua Komisi X DPR RI MY Esti Wijayati mendesak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) segera merevitalisasi dan membangun kembali sekolah yang rusak akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Kabupaten Manggarai, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada 15 Agustus 2026.

Desakan tersebut disampaikan Esti saat mengikuti kunjungan kerja spesifik Komisi X DPR RI di Kabupaten Manggarai, NTT, Jumat (4/9/2026).

Menurut Esti, percepatan pemulihan fasilitas pendidikan diperlukan agar kegiatan belajar mengajar tidak terhenti dan siswa dapat kembali belajar dalam kondisi aman dan nyaman.

Komisi X Soroti Kondisi Psikologis Siswa

Selain kerusakan fasilitas pendidikan, Esti meminta kondisi psikologis anak-anak pascagempa turut mendapat perhatian agar mereka siap kembali menjalani proses pembelajaran.

“Kami hadir ingin mengetahui kondisi psikologis anak untuk belajar lagi. Kami juga mendesak Kemendikdasmen untuk melakukan revitalisasi pada sekolah yang terdampak,” ujar Esti.

Ia menegaskan penanganan sekolah terdampak gempa tidak boleh berlangsung berlarut-larut karena keterlambatan pemulihan berpotensi menyebabkan kekosongan kegiatan belajar mengajar.

Kondisi tersebut juga dinilai dapat memengaruhi psikologis siswa dan keberlanjutan pendidikan mereka.

“Intinya kita (Komisi X DPR RI) datang agar anak-anak lebih happy agar lebih siap menghadapi pembelajaran berikutnya meskipun masih di dalam tenda-tenda darurat,” jelas Esti.

Sekolah Terdampak Gempa Ditinjau

Dalam kunjungan tersebut, Komisi X DPR RI meninjau kondisi sekolah dan berinteraksi langsung dengan siswa yang masih menjalani kegiatan belajar mengajar pascagempa.

Komisi X DPR RI juga memberikan bantuan berupa school kit yang meliputi alat tulis, buku bacaan, tas, sepatu, serta bantuan operasional sekolah.

Tim Kunjungan Kerja Spesifik Komisi X DPR RI meninjau SD Inpres Kuwu, SMPN 1 Cibal, SMKN 1 Cibal, serta Universitas Katolik Santu Paulus yang terdampak gempa bumi.

Komisi X DPR RI berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret untuk memulihkan sarana dan prasarana pendidikan sehingga kegiatan belajar mengajar dapat kembali berjalan optimal dan hak pendidikan anak-anak di Kabupaten Manggarai tetap terpenuhi.

Penulis :
Aditya Yohan
FLOII 2026