
Pantau - Sekolah-sekolah di Kota Pontianak, Kalimantan Barat, masih menerapkan pembelajaran daring pada Senin, 7 September 2026, karena kabut asap masih tebal dan kualitas udara dinilai berbahaya meski hujan telah mengguyur sejumlah wilayah.
Pemerintah Kota Pontianak mempertahankan pembelajaran daring sebagai langkah sementara untuk melindungi siswa dan tenaga pendidik dari paparan asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan hujan yang turun cukup merata belum membuat kondisi udara kembali aman.
“Meski Kota Pontianak sudah diguyur hujan cukup merata, tapi asap masih tebal dan kondisi udara masih berbahaya,” kata Edi di Pontianak, Senin.
Pembelajaran Tatap Muka Menunggu Udara Membaik
Pemkot Pontianak masih memantau perkembangan cuaca dan kualitas udara sebelum memutuskan sekolah kembali menjalankan kegiatan belajar mengajar secara tatap muka.
Edi mengatakan pembelajaran normal akan kembali dibuka apabila kualitas udara menunjukkan perbaikan dan dinilai aman bagi siswa maupun tenaga pendidik.
“Sehingga kita masih melihat kondisi. Kalau seandainya sudah menurun, akan kita buka kembali normal,” katanya.
Menurut Edi, laporan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menunjukkan wilayah tersebut masih menghadapi kondisi kemarau yang tinggi.
“Kalau laporan dari BMKG, kita masih dalam kondisi tinggi kemarau,” ujarnya.
Hujan Belum Cukup Atasi Asap Karhutla
Pemkot Pontianak menilai turunnya hujan belum dapat menjadi satu-satunya indikator bahwa kebakaran hutan dan lahan serta kualitas udara telah membaik.
Hujan dinilai perlu memiliki intensitas yang memadai untuk membasahi permukaan tanah hingga lahan gambut agar efektif membantu mengatasi kebakaran dan kabut asap.
“Dan masih belum tahu hujannya yang direncanakan seperti apa. Karena yang paling efektif kalau hujannya ini bisa membasahi bumi, lahan gambut,” katanya.
Pembelajaran daring karena itu tetap diberlakukan sampai kondisi kualitas udara dinyatakan lebih aman bagi aktivitas warga sekolah.
- Penulis :
- Aditya Yohan




