
Pantau - Satuan Reserse Kriminal Polres Paniai menyelidiki penyebab kebakaran di Kampung Bapouda, Distrik Paniai Timur, Kabupaten Paniai, Papua Tengah, yang menewaskan 11 orang, melukai 20 warga, dan menghanguskan 40 rumah pada Senin (7/9/2026) dini hari.
Kebakaran terjadi sekitar pukul 00.25 WIT di kawasan yang sebagian besar penduduknya menjalankan usaha perdagangan.
"TKP kebakaran merupakan lokasi di mana rata-rata penduduknya berdagang dengan membuka kios dan menjual berbagai barang kelontong," kata Kapolres Paniai AKBP Royke Betaubun saat dihubungi dari Jayapura, Papua, Senin.
Kerugian akibat kebakaran tersebut sementara diperkirakan mencapai sekitar Rp2 miliar.
Polisi Dalami Keterangan Saksi
Royke mengatakan berdasarkan keterangan sementara terdapat saksi yang mengaku melihat dua orang berada di depan rumah N sebelum api membakar rumah tersebut.
Polisi kini mendalami keterangan saksi untuk mengungkap penyebab kebakaran dan rangkaian peristiwa sebelum api melalap puluhan rumah.
Sebanyak 11 orang dilaporkan meninggal dunia dalam kejadian tersebut, termasuk sejumlah anak-anak dan dua pasangan suami istri.
Korban meninggal adalah Najamuddin (70), Hasyim (30), Risma Falma (28), Arsi (9), Icha (6), Al Yusuf (2), Wandi (36), Herlina (30), Aska (9), Abie (6), dan Adit (5).
"Korban Herlina yang merupakan istri Wandi dilaporkan sedang hamil delapan bulan dan jenazah saat ini sudah dimakamkan di Enarotali," kata Royke.
Warga Kehilangan Rumah Ditampung Sementara
Selain menyebabkan korban jiwa dan luka-luka, kebakaran membuat sejumlah warga kehilangan tempat tinggal setelah 40 rumah dilaporkan ludes.
Warga terdampak untuk sementara ditampung di sejumlah lokasi, termasuk Mapolsek dan Puskesmas Paniai Timur.
"Untuk jumlah pasti berapa banyak warga yang kehilangan tempat tinggal masih menunggu laporan dari anggota," kata Royke.
Polres Paniai masih melakukan penyelidikan untuk memastikan penyebab kebakaran yang menimbulkan korban jiwa dan kerugian material tersebut.
- Penulis :
- Aditya Yohan




